APLIKASI FISHBONE DIAGRAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GEPLAK WALUH DI UKM KARUNA, KABUPATEN SEMARANG

Istikhomah, Era (2017) APLIKASI FISHBONE DIAGRAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GEPLAK WALUH DI UKM KARUNA, KABUPATEN SEMARANG. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (95Kb)

    Abstract

    Era Istikhomah. H0813058. 2017. “Aplikasi Fishbone Diagram dalam Meningkatkan Kualitas Geplak Waluk di UKM Karuna, Kabupaten Semarang”. Dibimbing oleh Dr. Ir. Mohd. Harisudin, M.Si dan Wiwit Rahayu, S.P., M.P. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman sumber daya alamnya, termasuk hasil buah – buahan, sayuran dan bunga (hortikultura), perkebunan serta produk pertanian lainnya. Salah satu jenis hortikultura yang melimpah di Indonesia adalah waluh. Saat ini waluh mulai diolah menjadi berbagai macam olahan yang bernilai ekonomis, salah satunya geplak waluh yang diusahakan di UKM Karuna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya Biaya, Penerimaan dan Pendapatan Bersih dari usaha geplak waluh, mengetahui kualitas geplak waluh saat ini dan mengetahui berbagai masalah–masalah yang dihadapi oleh UKM Karuna, Kabupaten Semarang terkait kualitas geplak waluh, mengetahui faktor–faktor yang paling dominan mempengaruhi kualitas geplak waluh di UKM Karuna, Kabupaten Semarang, dan mengetahui Solusi yang paling tepat untuk diterapkan di UKM Karuna, Kabupaten Semarang dalam meningkatkan kualitas geplak waluh. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan mempertimbangkan UKM Karuna merupakan tempat pengolahan waluh tebesar dibanding 4 UKM lain di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Metode penentuan masalah dilakukan dengan observasi yang dilakukan di UKM Karuna selama 13 hari. Metode penyelesaian masalah dilakukan dengan wawancara secara mendalam (indepth interview). Wawancara penyelesaian masalah dilakukan dengan informan yang dipilih secara purposive (sengaja). Metode analisis data yang digunakan adalah (1) penghitungan: (a) biaya, (b) penerimaan dan (c) pendapatan bersih dan (2) analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas geplak waluh menggunakan: (a) check sheet, (b) pareto chart dan (c) fishbone diagram. Dari hasil penelitian diketahui bahwa (1) UKM Karuna, Kabupaten Semarang dalam sekali memproduksi geplak waluh membutuhkan biaya total sebesar Rp 729.388,73 serta mendapatkan penerimaan sebesar Rp 1.328.125,00 sehingga pendapatan bersih yang diperoleh adalah Rp 598.736,27. (2) Kualitas geplak waluh di UKM Karuna sudah bagus karena sudah memiliki PIRT dan sertifikat halal MUI, namun masih terdapat banyak kerusakan produk yang disebabkan oleh empat faktor, yaitu man, material, methode dan Machine. Permasalahan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas geplak waluh adalah masih banyaknya kerusakan geplak. Empat jenis kerusakan geplak waluh terbanyak yaitu: (a) Tekstur kasar, (b) Warna hitam sebanyak, (c) Bengkok dan (d) Beda ukuran. (3) Faktor kerusakan yang paling dominan yang mempengaruhi kualitas geplak waluh di UKM Karuna adalah tekstur geplak waluh kasar sebesar 46,65%. (4) solusi atau tindakan perbaikan yang dilakukan (a) Faktor man: karyawan lebih teliti dan berhati-hati dalam: menyisihkan sisa kelapa yang tidak terparut, memilih waluh meletakkan geplak setelah dicetak; pelatihan dan pemberian pendampingan karyawan agar: kerja cepat dan tepat serta meletakkanx mika secara tepat. (b) Faktor material: memesan kelapa parut, sisa kelapa diblender terlebih dahulu, memilih waluh dengan kadar air relatif rendah serta memilih waluh dengan tekstur daging buah keras. (c) Faktor methode: membuat kriteria waluh yang diterima dari pemasok, melakukan sortasi dan grading setiap kali waluh datang serta membuat SOP tentang ukuran geplak waluh yang standar dan sesuai harapan pemilik UKM Karuna. (d) Faktor machine: bahan baku waluh dan kelapa diparut menggunakan mesin yang berbeda, membeli satu mesin baru untuk memarut kelapa, menambah tampah, memilih wadah penyimpanan yang lebar serta cetakan yang sudah longgar diperbaiki atau tidak digunakan saja.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QK Botany
    S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 22 Jul 2017 21:50
    Last Modified: 22 Jul 2017 21:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/34043

    Actions (login required)

    View Item