Hubungan antara Person-Organization Fit (P-O Fit) dan Subjective Well Being (SWB) dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan PT. ACE Hardware Indonesia Tbk di Hartono Mall Solo

A, ELISABETH DWI (2017) Hubungan antara Person-Organization Fit (P-O Fit) dan Subjective Well Being (SWB) dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan PT. ACE Hardware Indonesia Tbk di Hartono Mall Solo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (197Kb)

    Abstract

    Karyawan ritel berperan besar dalammewujudkan efektifitas perusahaan. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan performa kerjayang terbaik berupa perilaku dan pelayanan kerja yang sukarela dan prososial organisasi.Studi mengenai Organizational Citizenship Behavior (OCB) memiliki peran penting karena OCB meliputi perilaku extra role yang sukarela dan secara agregat meningkatkan fungsi efektif dari organisasi suatu perusahaan. Keberadaan OCB pada karyawan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti Person-Organization Fit (P-O Fit) dan Subjective Well Being (SWB). Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui hubungan antara P-O Fit dan SWB dengan OCB, hubungan antara P-O Fit dengan OCB, dan hubungan antara SWB dengan OCB pada karyawan PT. ACE Hardware Indonesia Tbk di Hartono Mall Solo. Penelitian ini adalah studi populasi dengan populasi karyawan PT. ACE Hardware Indonesia Tbk di Hartono Mall Solo sebanyak 70 karyawan. Instrumen yang digunakan adalah skala OCB, skala P-O Fit, dan skala SWB. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara P-O Fit dan SWB dengan OCB padakaryawan PT. ACE Hardware Indonesia Tbk di Hartono Mall Solo.Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar 24,304>Ftabel sebesar 3,13 dan p=0,000 (p<0,05). Secara parsial, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara P-O Fit dengan OCB dengan nilai korelasi 0,263 dan p=0,029 (p<0,05). Selain itu, ditemukan juga adanya hubungan yang positif dan signifikan antara SWB denga OCB dengan nilai korelasi 0,381 dan p=0,001 (p<0,05). Arah hubungan yang positif menunjukkan semakin tinggi P-O Fit dan SWB yang dimiliki karyawan maka akan semakin tinggi OCB, begitu pula sebaliknya. Nilai R2 yang diperoleh sebesar 0,420 yang memiliki arti bahwa sumbangan pengaruh variabel P-O Fit dan SWB pada OCB adalah sebesar 42% dan sisanya sebesar 58% adalah pengaruh faktor lain yang tidak diteliti peneliti. Besarnya sumbangan efektif P-O Fit terhadap OCB adalah sebesar 33,56% dan sumbangan efektif SWB terhadap OCB adalah sebesar 66,44%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 07 Jun 2017 20:08
    Last Modified: 07 Jun 2017 20:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33962

    Actions (login required)

    View Item