Pengaruh Metode Latihan Plyometrik Dan Kekuatan Tungkai Terhadap Peningkatan Kecepatan Mawashi-Geri

M, MOHAMAD SAMSUL (2017) Pengaruh Metode Latihan Plyometrik Dan Kekuatan Tungkai Terhadap Peningkatan Kecepatan Mawashi-Geri. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2105Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Mohamad Samsul Ma’arif, A.120809022, Pengaruh Metode Latihan Plyometrik Dan Kekuatan Tungkai Terhadap Peningkatan Kecepatan Mawashi-Geri. Tesis, Pembimbing I : Prof. Dr. H. M. Furqon H, M.Pd., Pembimbing II : Prof. Dr. Agus Kristiyanto M.Pd., Program Studi Ilmu Keolahragaan, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Desember 2016 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh antara latihan Plyometrik Double Leg Bound dan latihan Plyometrik Alternate Leg Bound terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri, (2) perbedaan kecepatan mawashi-geri antara atlet yang memiliki kekuatan tungkai tinggi, sedang dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara metode latihan dan kekuatan tungkai terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan faktorial 2x3. Sampel penelitian ini adalah 30 atlet putra karate-do Kabupaten Jombang. yang diambil dengan teknik purposive random sampling. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari 2 variabel bebas (independent) dan satu variabel terikat (dependent) dengan rincian sebagai berikut: 1) Variabel bebas yang di manipulatif yaitu metode latihan yang terdiri dari 2 taraf: a) Metode latihan Double Leg Bound. b) Metode latihan Alternate Leg Bound. 2) Variabel bebas atributif (yang dikendalikan) dalam penelitian ini yaitu, kekuatan otot tungkai tinggi, sedang dan rendah. Sedangkan variabel terikatnya dalam penelitian ini kecepatan tendangan mawashi-geri. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pengukuran yaitu: 1) tes kekuatan otot tungkai diukur dengan tes Leg Dynamometer dari Nurhasan (2001:144), 2) kecepatan tendangan diukur menggunakan tes tendangan mawashi-geri ke arah sasaran, dan direkam dengan menggunakan handycam. Hasil rekaman dianalisis dengan software Dart Fish untuk dicari kecepatannya. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) rancangan faktorial 2x3 pada α = 0,05. Dengan uji normalitas (Uji lilliefors) dan uji Homogenitas Varians (dengan uji Bartlet). Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Double Leg Bound dan Alternate Leg Bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi-geri. Latihan Alternate Leg Bound lebih baik daripada latihan Double Leg Bound terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri, (2) ada perbedaan peningkatan tendangan mawashi-geri antara atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi, sedang dan rendah. Peningkatan kecepatan tendangan mawashi-geri pada atlet yang memiliki kekuatan tungkai sedang lebih baik dari pada yang memiliki kekuatan tungkai tinggi dan rendah, (3) ada interaksi yang signifikan antara metode latihan Plyometrik dan Kekuatan Otot tungkai terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi-geri. Kata Kunci : Mawashi-Geri Kick, Double Leg Bound and Alternate Leg Bound Training, Leg Power.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 05 Jun 2017 13:47
    Last Modified: 05 Jun 2017 13:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33924

    Actions (login required)

    View Item