PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR BARU DALAM PELAKSANAAN PENGAMBILALIHAN KREDIT DENGAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN

TOHA, SYARIEF (2017) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR BARU DALAM PELAKSANAAN PENGAMBILALIHAN KREDIT DENGAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1284Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum terhadap kreditur baru dalam pelaksanaan pengambilalihan (take over) kredit dengan jaminan Hak Tanggungan, yang terjadi pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Solo Slamet Riyadi. Penelitian ini merupakan penelitian empiris bersifat deskriptif. Menggunakan konsep hukum dimana hukum adalah manifestasi dari makna simbolis perilaku sosial yang tampak dalam interaksi mereka dan hukum adalah apa yang diputuskan hakim, tersistematisasi sebagai judge made law.Jenis data yang digunakan, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer, yaitu keterangan atau fakta yang diperoleh secara langsung melalui penelitian di lapangan, yaitu hasil wawancara dengan salah satu karyawan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Solo Slamet Riyadi. Data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui bahan pustaka yang memuat informasi yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan cara teknik analisis kualitatif dan studi putusan. Teknik analisis kualitatif adalah pendekatan yang digunakan penulis dengan mendasarkan pada data yang diperoleh dari cara wawancara. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengambilalihan (take over) kredit dimulai dari permohonan kredit oleh debitur beserta semua kelengkapan syarat-syarat pengajuan kredit, dilakukannya survey ke nasabah. Apabila memenuhi syarat maka dilanjutkan pembuatan proposal kredit yang akan di ajukan kepada pemutus kredit. Jika disetujui dilanjutkan dengan perjanjian kredit dan pengikatan jaminan yang wajib menghadirkan debitur. Setelah melakukan pengikatan jaminan maka debitur dengan didampingi pegawai bank menuju ke kreditur awal untuk melakukan pelunasan dengan dana yang diperoleh dari pihak ketiga. Apabila pelunasan telah dilakukan, wajib meminta slip tanda pelunasan serta asli bukti kepemilikan jaminan untuk selanjutnya dapat dibebani Hak Tanggungan dengan terlebih dahulu dilakukan roya. Mekanisme pengalihan Hak Tanggungan yang dilakukan dalam take over kredit terlalu berisiko bagi kreditur baru apabila surat roya tidak dapat terbit di hari yang sama. Sehingga cara tersebut kurang memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi kreditur baru. Hendaknya pengalihan Hak Tanggungan dilakukan dengan mekanisme yang sudah disediakan oleh peraturan perundang-undangan. Kata kunci: Pengambilalihan kredit, Hak Tanggungan, Perbankan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kenotariatan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 10 May 2017 15:00
    Last Modified: 10 May 2017 15:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33830

    Actions (login required)

    View Item