STUDI KOMPARASI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN UANG DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG MATA UANG DAN SINGAPORE PENAL CODE

Damayanti, Rahmatika (2017) STUDI KOMPARASI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN UANG DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2011 TENTANG MATA UANG DAN SINGAPORE PENAL CODE. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (977Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persamaan, perbedaan, kelemahan, dan kelebihan dari tindak pidana pemalsuan uang menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Singapura. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan serta melalui pendekatan undang-undang dan pendekatan komparatif. Bahan hukum yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana Singapura serta bahan hukum sekunder yang berupa buku, jurnal, laporan, dan kamus yang berkaitan dengan pemalsuan uang. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan teknik analisis data yang digunakan bersifat deduksi dengan metode silogisme. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pengaturan mengenai tindak pidana pemalsuan uang telah diatur secara terperinci oleh masing-masing negara tersebut. Adanya perbedaan dan persamaan dari pengaturan tindak pidana pemalsuan uang dapat digunakan sebagai pertimbangan bagi kebaharuan hukum di masing-masing negara. Kata kunci: pemalsuan uang, Indonesia, Singapura. The aim of this research is to describe how are the similarities, differences, weaknesses, and advantages of counterfeiting according to Legislation Number 7 of 2011 about Currency and Singapore Penal Code. This normative legal research is descriptive and applied. It used legislation and comparative approach. The legal materials used in this legal writing are primary legal material in the form of Legislation Number 7 of 2011 about Currency and Singapore Penal Code and secondary legal materials in the form of books, journals, report, and dictionaries related to counterfeiting. This research used literature review tecnique of data collection and deductive syllogism tecnique of data analysis. Based on the analysis, regulation on counterfeiting has been regulated in the detail by each country. The similarities and differences of those regulations can be used as consideration for law innovation on each country. Keyword: counterfeiting, Indonesia, Singapore.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 10 May 2017 14:28
    Last Modified: 10 May 2017 14:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33821

    Actions (login required)

    View Item