Pengaruh Penambahan Serat Bendrat Terhadap Kapasitas Geser Pada Beton Mutu Tinggi Metode Coba Dreux Dengan Bahan Tambah Bestmittel

BALALEMBANG, STEPANUS (2017) Pengaruh Penambahan Serat Bendrat Terhadap Kapasitas Geser Pada Beton Mutu Tinggi Metode Coba Dreux Dengan Bahan Tambah Bestmittel. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (61Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Stepanus Balalembang, 2016. The Effect of Adding Bendrat To Shear in High Quality Concrete of Trial Dreux Method with additional substance Bestmittel. Thesis of Civil Engineering Department of Engineering Faculty of Sebelas Maret University. Reinforced concrete structures is the one of structure that be relied and so many used on development of a high tall building, a long bridge, tower, etc. this structure need high quality concrete with pressure power more than 6000psi or 41,4 Mpa that used to sustain component of structure. Therefore there is need to improve quality of concrete with adding fiber inside of fresh concrete, then fiber bendrat is choosen, to be reused as added material with aim to improve pressure power of concrete. The purpose of this research is to known the effect of adding fiber bendrat toward mechanical characters of concrete as form pressure power and high strength concrete shear strength dreux methods. The used method is experemential method that implemented on UNS Materials laboratory. Specimen object is silender with 15cm of diameter and 30cm of height for testing pressure power, and beam shaped with dimension of 8 x 12 x 100 cm for testing shear strength. Experiment object respectively amounted to 3 pieces for 1 variation extra levels of fiber. Fiber percentage used is 0%; 0,5%; 0,1%; 1,5%; and 2%. This test use CTM (Compression Testing Machine) to test pressure power. Calculation that being used is analysis statistic with linear regression on concrete elasticity limit with using microsoft excel. Result of this experiment is improvement of pressure high quality concrete value after added bendrat fiber. Maximum improvement is on experimental object that has been added with fiber at 1% from concrete weight. The result of experiment object with 0%; 0,5%; 1 %; 1,5%; and 2% fiber add flat generate assesment on crack up and shear force that happen on bony concrete beam in the amount of 1800Kg; 1920Kg; 2160Kg; 1920Kg; 1700Kg; consecutively, with shear force based on SNI analysis are 824kg; 1660kg; 1821kg; 1742kg; 1670kg. And result for first crack deflection experiment object A are 2.1mm; 2.8mm; 3.1mm; 2.9mm; 2.3mm in a row. ABSTRAK Stepanus Balalembang, 2016, Pengaruh Penambahan Serat Bendrat Terhadap Kuat Geser Pada Beton Mutu Tinggi Metode Coba Dreux dengan Bahan Tambah Bestmittel, Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Struktur beton bertulang merupakan salah satu struktur yang sangat diandalkan kekuatannya saat ini dan banyak dimanfaatkan pada pembangunan gedung-gedung tinggi, jembatan dengan bentang panjang, tower dan sebagainya. Struktur demikian membutuhkan beton mutu tinggi dengan kuat tekan lebih besar dari 6000 Psi atau 41,4 MPa yang digunakan untuk menopang komponen struktur. Dengan demikian perlu adanya peningkatan mutu beton dengan langkah menambahkan serat pada beton segar, maka dipilihlah bahan tambah serat bendrat, untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan tambah yang bertujuan meningkatkan kuat tekan beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bendrat terhadap sifat-sifat mekanik beton berupa kuat tekan, dan kuat geser beton mutu tinggi metode dreux. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Bahan Fakultas Teknik Universitas Negeri Sebelas Maret. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan, Benda uji berbentuk balok dengan dimensi 8 x 12 x 100 cm untuk pengujian kuat geser. Benda uji masing-masing berjumlah 3 buah untuk 1 variasi kadar penambahan serat. Persentase serat yang digunakan adalah 0%; 0,5%; 1%; 1,5%; dan 2%. Pengujian menggunakan alat CTM (Compression Testing Machine) untuk pengujian kuat tekan. Perhitungan yang digunakan adalah analisis statistik dengan regresi linear pada batas elastis beton menggunakan program Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan nilai kuat tekan beton mutu tinggi setelah ditambah serat bendrat. Peningkatan paling maksimum terdapat pada kadar penambahan serat sebesar 1% dari berat beton. Pada hasil pengujian dengan penambahan serat 0%; 0,5%; 1 %; 1,5%; dan 2% menghasilkan pembebanan rerata pada retak maksimal dan gaya geser yang terjadi pada balok beton bertulang berturut-turut sebesar 1800Kg; 1920Kg; 2160Kg; 1920Kg; 1700Kg; dengan gaya geser berdasarkan analisis SNI berturut-turut sebesar 824kg; 1600kg; 1821kg; 1742kg; 1670kg dan Untuk Hasil lendutan retak pertama sampel benda uji A berturut-turut adalah 2.1mm; 2.8mm; 3.1mm; 2.9mm; 2.3mm

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 08 May 2017 10:50
    Last Modified: 08 May 2017 10:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33766

    Actions (login required)

    View Item