PERBANDINGAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS ANTARA PENGUKURAN LINGKAR LENGAN ATAS, LINGKAR PINGGANG, DAN LINGKAR LEHER UNTUK IDENTIFIKASI ANAK DENGAN OBESITAS

Irawati, Cempaka (2017) PERBANDINGAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS ANTARA PENGUKURAN LINGKAR LENGAN ATAS, LINGKAR PINGGANG, DAN LINGKAR LEHER UNTUK IDENTIFIKASI ANAK DENGAN OBESITAS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (328Kb)

    Abstract

    empaka Irawati, G0010041, 2014. Perbandingan Sensitivitas dan Spesifisitas antara Pengukuran Lingkar Lengan Atas, Lingkar P inggang, dan Lingkar Leher untuk Identifikasi Anak dengan Obesitas. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Latar Belakang: Obesitas merupakan sebuah fenomena global pada anak usia sekolah. S atu dari sepuluh anak di dunia mengalami kegemukan. Begitu juga di I ndonesia, prevalensi obesitas pada anak relatif meningkat tiap tahun nya . Skrining obesitas pada anak perlu dilakukan secara dini, mengingat bahwa obesitas pada kanak - kanak cenderung mengakibatkan obesitas pada dewasanya nanti. Pengukuran antropometri merup akan cara yang mudah dan murah. Maka dari itu, timbullah beberapa penelitian yang menggunakan antropometri sebagai alat untuk identifikasi obesitas selain I ndeks M assa T ubuh (IMT) yang merupakan gold standard . Namun, belum ada penelitian yang membandingkan validitas pengukuran antropometri tersebut sebagai alat identifikasi obesitas, sehingga peneliti bermaksud membandingkan sensitivitas dan spesifisitas L ingkar L engan A tas (LLA), lingkar pinggang, dan lingkar leher dalam identifikasi obesitas. Metode: Pen elitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional . Subjek penelitian sebanyak 72 anak yang berusia 6 - 12 tahun dari empat sekolah dasar di Surakarta. Pencuplikan populasi anak dengan obesitas, dan anak tidak obesita s (kontrol) dipilih secara simple random sampling yang sebelumnya telah dilakukan fixed disease sample . Setiap anak kemudian diukur T inggi B adan (TB), B erat B adan (BB), L ingkar L engan A tas ( LLA ) , L ingkar P inggang (LP) , dan L ingkar L eher (LL) . TB dan BB aka n dikonversikan ke dalam IMT untuk menentukan anak tersebut mengalami obesitas atau tidak. Data dianalisis uji diagnostik yang dikelompokkan dalam tabel 2x2. Dari uji diagnostik tersebut dapat ditent ukan sensitivitas dan spesifisitas . Selain itu, data juga dianalisis menggunakan uji Chi Square . Dan analisis kurva Receive Operating Characteristic (ROC) juga dilakukan untuk mengetahui akurasi. Hasil: D i antara 72 anak, 51,4% adalah laki - laki. LLA (≥ persentil ke - 90), LP (≥ persentil ke - 9 0) dan LL ( cut off point 27,0 - 31,5) berkolelasi secara signifikan terhadap IMT. S ensitivitas LLA adalah 58,33 % dengan spesifisitas 100 %. Sensitivitas LP adalah 66,67% dengan spesifisitas 97,22% . Sensitivitas LL adalah 80,56% dengan spesifisitas 63,89%. Simpulan : LLA adalah alat identifikasi obesitas yang paling baik pada anak karena mempunyai nilai spesifisitas yang palin tinggi, yaitu sebesar 100%

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 03 May 2017 13:41
    Last Modified: 03 May 2017 13:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33705

    Actions (login required)

    View Item