KONFLIK SOSIAL DAN POLITIK DALAM NOVEL KUBAH KARYA AHMAD TOHARI Tinjauan Sosiologi Sastra

ANISA, RENDY (2017) KONFLIK SOSIAL DAN POLITIK DALAM NOVEL KUBAH KARYA AHMAD TOHARI Tinjauan Sosiologi Sastra. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (31Kb)

    Abstract

    Rendy Anisa. C0211031. 2017. Konflik Sosial dan Politik dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Sosiologi Sastra. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran konflik sosial dan politik yang terkandung dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari? 2) Bagaimana gambaran korelasi antara novel Kubah dengan kenyataan dalam sejarah Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui dan menemukan konflik sosial dan politik yang terdapat dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari. 2) Mengetahui dan menemukan korelasi antara novel Kubah dengan kenyataan dalam sejarah Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Objek material pada penelitian ini adalah novel Kubah karya Ahmad Tohari yang di dalamnya terkandung konflik sosial dan politik dalam korelasi sejarah Indonesia melalui gejala sosial yang ia munculkan. Objek formalnya adalah berupa faktor-faktor sosial dan politik yang terdapat dalam novel Kubah . Simpulan dari penelitian inia dalah 1) Konflik sosial dan politik dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari meliputi konflik sosial, konflikpolitik, konflikekonomi, konflik agama, dankonflikbudaya. (a) Konfliksosial. Konflik sosial dalam Kubah meliputi empat jenis konflik. Pertama, konflik individu dan individu dialami oleh Birin, Asep, dan Karman, Karman dan Marni, Hasyim dan Pak Triman, konflik batin, Karman, Karman dan Haji Bakir, Karman, Rifah dan Haji Bakir, Haji Bakir dan Karman. Kedua, konflik individu dan individu, Margo dan Triman, Karman dan Margo, Karman, Karman, Margo dan Triman. Ketiga, kelompok dan kelompok dialami oleh Oktober 1965, dan keempat konflik batin yang dialami oleh Karman, Karman dan Haji Bakir, Karman, Rifah dan Haji Bakir, Haji Bakir dan Karman. (b) Konflik politik yang meliputi konflik antar partai meliputi konflik bulan Oktober 1965, bulan Agustus 1977, September 1948, Permulaan tahun ajaran baru, tahun 1950, dan awal tahun enam puluhan. Politik berkisar pada ketidak berdayaan masyarakat untuk melawan politik yang telah merugikan dan merusak kehidupan masyaraka tPegaten. (c) Konflik agama terdiri dari konflik agama islam baik ajaran tentang ketakwaan, ataupunkeimanan yang terdiri bidang aqidah, bidang syari’ah, dan bidang akhlak, dan konflik masyarakat dalam agama dialami oleh KaptenSomad, Haji Bakir. (d) Konflik ekonomi menjadi salah satu faktor penyebab masalah kemiskinan yang disebabkan karena penjajahan Jepang yang menjarah semua hasil panen masyarakat serta kemarau panjang yang melanda desa Pegaten, sehingga ada pihak yang memanfaatkan keadaan. (e) Konflik dilakukan oleh Rifah dan seorang lelaki. Dekadensi Moral menggambarkan moral seseorang yang berperilaku negative semata-mata untuk kepentingan partai dan menggunakan nama partai untuk memenuhi nafsunya. Dan korelasi konflik sosial dan politik dalam kenyataan di masyarakat di Pulau Buru yang dilakukan oleh Karman yang ditangkap sebagai komunis. 2) Novel Kubah ini terlihat hampir seluruh karyanya selalu dipengaruhi oleh realitas kehidupan masyarakat dengan segala persoalannya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    P Language and Literature > PA Classical philology
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 30 Apr 2017 23:58
    Last Modified: 30 Apr 2017 23:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33700

    Actions (login required)

    View Item