Efektivitas Model Blended Learning dan Problem Based Learning terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik pada Materi Langkah-Langkah Penelitian Geografi Kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017

AYUNDA, LARAS (2017) Efektivitas Model Blended Learning dan Problem Based Learning terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik pada Materi Langkah-Langkah Penelitian Geografi Kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1156Kb)

    Abstract

    Laras Ayunda.EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Januari 2017. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui perbedaan antara penggunaanmodel Blended Learning, Problem Based Learning dan Ekspositori terhadap kemandirian belajarpeserta didik pada materi Langkah-Langkah Penelitian Geografikelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. (2) Mengetahui efektivitas modelBlended Learning danmodel pembelajaranEkspositoriterhadap kemandirian belajar peserta didik (3) Mengetahui efektivitas model Problem Based Learning dan model pembelajaran Ekspositori terhadap kemandirian belajarpeserta didik (4) Untuk mengetahui efektivitas modelBlended Learning dan Problem Based Learning terhadap kemandirian belajarpeserta didik kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment dengan rancangan Control Grup Pretest Posttest Design.Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2016/2017. Sampel penelitian diambil dengan teknik Cluster Random Sampling dan diperoleh kelas X IIS 4 sebagai kelas eksperimen 1, kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen 2 dan kelas X IIS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial parametrik dengan pengujian hipotesisi menggunakan analisis varian satu jalan (One-Way Anava) dan dilanjutkan pasca Anava (metode Tukey). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) ada perbedaan kemandirian belajar peserta didik antara model Blended Learning, Problem Based Learning dan Ekspositori dengan perbandingan rerata sebesar 79.34, 79.06, 74.36 dan dibuktikan dengan hasil one-way anava dengan taraf signifikansi 5% diperoleh signifikansi hitung yaitu 0.009 < 0.05. (2) model Blended Learninglebih efektif dibandingkan model Ekspositori terhadap kemandiriran belajar peserta didik, (3) modelProblem Based Learning lebih efektif dibandingkan model Ekspositori terhadap kemandiriran belajar peserta didik, (4) model Blended Learning tidaklebih efektif dibandingkan model Problem Based Learning terhadap kemandiriran belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci :Blended Learning,Problem Based Learning, kemandiriran belajar peserta didik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 30 Apr 2017 23:30
    Last Modified: 30 Apr 2017 23:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33691

    Actions (login required)

    View Item