TRADISI BUDAYA AKTIVITAS FISIK MASYARAKAT SUKU ANAK DALAM DITINJAU DARI NILAI-NILAI OLAHRAGA (Studi Fenomenologis Masyarakat Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi Sumatera)

ADITIAWAN, ANGGI (2017) TRADISI BUDAYA AKTIVITAS FISIK MASYARAKAT SUKU ANAK DALAM DITINJAU DARI NILAI-NILAI OLAHRAGA (Studi Fenomenologis Masyarakat Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi Sumatera). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (606Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Anggi Aditiawan. A121508060. 2017. TRADISI BUDAYA AKTIVITAS FISIK MASYARAKAT SUKU ANAK DALAM DITINJAU DARI NILAI-NILAI OLAHRAGA dengan anak judul Studi Fenomenologis Masyarakat Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi Sumatera. Pembimbing I Prof. Dr. Sugiyanto, Pembimbing II Prof. Dr. Siswandari, M.Stats. Tesis Pascasarjana Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan utama penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi tradisi budaya aktivitas fisik yang dilakukan masyarakat Suku Anak Dalam, 2) Mengidentifikasi kebiasaan tradisi budaya aktivitas fisik yang memiliki unsur meningkatkan kemampuan fisik pada kegiatan sehari-hari masyarakat Suku Anak Dalam, 3) Mengidentifikasi kebiasaan tradisi budaya aktivitas fisik yang mempunyai unsur keterampilan gerak pada masyarakat Suku Anak Dalam. Penelitian ini dilaksanakan di daerah Taman Nasional Bukit Dua Belas, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun di Provinsi Jambi, Sumatera. Secara administrasi merupakan tempat masyarakat Suku Anak Dalam bermukim. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif interpretatif dengan subjek penelitian adalah tradisi budaya aktivitas fisik yang dilakukan masyarakat Suku Anak Dalam, kebiasaan tradisi budaya aktivitas fisik yang memiliki unsur meningkatkan kemampuan fisik pada kegiatan sehari-hari dan kebiasaan tradisi budaya aktivitas fisik yang memiliki unsur keterampilan gerak pada masyarakat Suku Anak Dalam. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi pencatatan. Hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1) tradisi budaya aktivitas fisik seperti berladang, berondol , berkebun sawit, nabai (open land), ngakob (noodling), menembak ikan, berburu burung dengan menggunakan ketapel, berenang, mencari buah di hutan, mencari kayu bakar, mencari madu di hutan, miringi (cleaning of plants), meghumpot (mow the lawn), latihan beladiri, berburu gunggu (hunting the turtle), berburu babi menggunakan tombak, berburu babi menggunakan senapan, berburu ular, mencari durian dan nyuloh (hit the fish using a cleaver). Dalam tradisi budaya aktivitas fisik yang mereka lakukan memiliki beberapa unsur dari nilai-nilai olahraga. Berikut beberapa nilai-nilai yang didapatkan dari aktivitas fisik masyarakat Suku Anak Dalam seperti nilai-nilai lari, nilai-nilai menombak, nilai-nilai motor cross, nilai-nilai renang, nilai-nilai binaraga, nilai-nilai panjat tebing, nilai-nilai angkat berat, nilai-nilai beladiri, nilai-nilai menembak, nilai-nilai senam alat dan nilai-nilai hiking. 2) aktivitas yang memiliki unsur meningkatkan kemampuan fisik pada kegiatan sehari-hari seperti aktivitas berburu, berkebun, berjalan kaki, berondol, berenang dan memakan makanan yang alami. 3) tradisi budaya aktivitas fisik yang memiliki unsur keterampilan gerak seperti keterampilan menombak, menembak, nyuloh (hit the fish using a cleaver), ngakob (noodling), membuat anyaman, menembak burung dengan menggunakan ketapel dan menangkap ular.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 29 Apr 2017 14:59
    Last Modified: 29 Apr 2017 14:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33674

    Actions (login required)

    View Item