ASPEK KARAKTER TOKOH UTAMA NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA

ABBAS, ZAKY (2017) ASPEK KARAKTER TOKOH UTAMA NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (37Kb)

    Abstract

    A. Latar Belakang Masalah Sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya, dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Sebagai seni kreatif yang menggunakan manusia dan segala macam kehidupannya, maka ia tidak saja merupakan suatu media untuk menyampaikan ide, teori atau sistem berpikir tetapi juga merupakan media untuk menampung ide, teori serta sistem berpikir manusia. Karya sastra sebenarnya tidak dapat dilepaskan sama sekali dari pengarangnya, sebab di antara keduanya terdapat “hubungan kausalitas”, yakni sebagai hasil kreativitas pengarangnya, karya sastra tidak akan mungkin lahir tanpa ada penulis sebagai penuturnya. Sebagai manusia yang hidup dan berinteraksi dengan sesamanya, sang pengarang dengan bermodalkan kepekaan jiwa yang dalam senantiasa mencecap melalui pengamatan dan penghayatan terhadap masalah kemanusiaan dan kehidupan ini. Kemampuan menangkap gejala-gejala kejiwaan dari orang lain, oleh pengarang kemudian diolah dan diendapkan serta diekspresikan dalam proses kreatif cipta sastra sehingga lahirlah karya sastra sebagai buah kontemplatif sang pengarang. Dengan demikian, pengalaman kejiwaan yang semula mengendap dalam jiwa pengarang telah beralih menjadi suatu Masterpiece(Pencapaian Karya Tertinggi) cipta sastra 1 2 yang terproyeksikan lewat ciri-ciri kejiwaan para tokoh imajinernya. Tokoh dalam “dunia baru”, dunia rekaan sang pengarang. Psikologi sastra adalah telaah karya sastra yang diyakini mencerminkan proses dan aktivitas kejiwaan. Dalam menelaah suatu karya psikologis hal penting yang perlu dipahami adalah sejauh mana keterlibatan psikologi pengarang dan kemampuan pengarang menampilkan para tokoh rekaan yang terlibat dalam masalah kejiwaan. Karya-karya sastra memungkinkan ditelaah melalui pendekatan psikologi karena karya sastra menampilkan watak para tokoh, walaupun imajinatif, dapat menampilkan berbagai problem psikologis (Minderop, 2010:54). Sebagai hasil imajinatif, sastra berfungsi sebagai hiburan yang menyenangkan, juga berguna untuk menambah pengalaman lebih bagi para pembacanya. Membicarakan sastra yang memiliki sifat imajinatif, kita berhadapan dengan tiga jenis (genre) sastra yaitu prosa, puisi, dan drama. Salah satu jenis prosa yaitu novel. Sebuah novel menceritakan kejadian yang luar biasa dari kehidupan orang-orang. Luar biasa karena dari kejadian ini terlahir konflik, suatu pertikaian, yang mengubah jurusan nasib mereka (Jassin dalam Minderop, 2010:78). Andrea Hirata Seman Said Harun lahir di pulau Belitung pada tanggal 24 Oktober 1967. Ia dikenal sebagai seorang penulis novel yang karyanya diangkat ke layar lebar teater musikal. Andrea Hirata adalah lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan studi S1 di UI, pria yang kini masih bekerja di kantor pusat PT Telkom ini mendapat 3 beasiswa Uni Eropa untuk studi Master of Science di Université de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cumlaude. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah. Pada tahun 1997, Andrea Hirata resmi menjadi pegawai PT Telkom. Niatnya untuk menuliskan pengabdian sang inspiratornya kembali membuncah manakala dia menjadi relawan untuk korban tsunami di Aceh. Ketika dia melihat rumah, sekolah, dan berbagai bangunan yang ambruk, memorinya akan masa kecilnya dan tentu saja, Bu Mus memantapkan hatinya untuk menuliskan perjuangan guru tercintanya itu ke dalam sebuah karya sastra. Kemudian, Andrea Hirata berhasil membuat novel Laskar Pelangi hanya dalam waktu tiga minggu. Namanya makin melejit seiring kesuksesan novel pertamanya, Laskar Pelangi. Novel tersebut kemudian jadi best seller. Selain Laskar Pelangi, ia juga menulis Sang Pemimpi dan Edensor, serta Maryamah Karpov. Keempat novel tersebut tergabung dalam tetralogi. Novel Sang Pemimpi menggambarkan tentang perjuangan anakanak miskin yang berjuang menggapai impian tinggi dan ‘mendobrak takdir’ kemiskinan dengan mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Novel Sang Pemimpi menarik untuk diteliti disebabkan oleh pertentangan batin tokoh 4 utama dalam memperjuangkan impiannya, motivasi dan konflik antar tokoh yang menggambarkan kondisi kejiwaan sang tokoh utama yang bernama Ikal. Maka Penulis akan menerapkan Kajian Psikologi Sastra sebagai ilmu alat bantu guna meneliti dan mengetahui kondisi kejiwaan tokoh Ikal dalam menghadapi berbagai rintangan dalam menggapai impiannya. B. Pembatasan Masalah Dalam penelitian perlu diberi batasan-batasan masalah. Pembatasan masalah ini dimaksudkan supaya penelitian dapat terfokus dengan jelas, maka perlu membuat suatu pembatasan masalah dalam penelitian ini. Pembatasan masalah dalam penelitian ini pada deskripsi kepribadian tokoh Ikal dalam novel Sang Pemimpi berdasarkan teori kepribadian Sigmund Freud dan kepribadian humanistik Abraham Maslow. Konflik psikologis serta sikap yang diambil tokoh Ikal dalam menghadapi ujian demi meraih impiannya, dengan menggunakan suatu tinjauan psikologi sastra. C. Perumusan Masalah Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana kepribadian tokoh Ikal dalam Novel Sang Pemimpi berdasarkan teori kepribadian Sigmund Freud? 5 2. Bagaimana konflik psikologis yang dialami tokoh Ikal dalam Novel Sang Pemimpi ? 3. Bagaimana pemecahan masalah yang diambil tokoh Ikal dalam menghadapi konflik tersebut? D. Tujuan Penelitian Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1. Mendeskripsikan kepribadian tokoh Ikal dalam Novel Sang Pemimpi 2. Menggambarkan konflik psikologis yang dialami tokoh Ikal dalam novel Sang Pemimpi. 3. Mendeskripsikan pemecahan masalah yang diambil tokoh Ikal dalam menghadapi konflik. E. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis yaitu: 1. Manfaat Teoretis Dengan Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai studi Sastra Indonesia, khususnya dalam pendekatan Psikologi Sastra. Selain itu penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan sumbangan dalam teori sastra dan teori psikologi sastra dalam mengungkap novel Sang Pemimpi. 6 2. Manfaat Praktis Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat membantu pembaca agar lebih memahami isi cerita dalam novel Sang Pemimpi, terutama deskripsi kepribadian tokoh Ikal dan konflik yang dihadapi dengan pemanfaatan lintas disiplin ilmu yaitu psikologi dan sastra. F. Sistematika Penulisan. Secara garis besar, sistematika dalam penulisan ini terdiri dari beberapa bab sebagai berikut : Bab pertama adalah pendahuluan, yang antara lain berisi latar belakang penelitian, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian yang mengantarkan pembaca menuju bab selanjutnya. Bab kedua adalah landasan teori yang memuat serangkaian teori yaitu, tokoh dan penokohan, pendekatan psikologi sastra, pengertian psikologi sastra, teori kepribadian humanistik Abraham Maslow, dan teori kepribadian psikoanalisis Sigmund Freud, sehingga akan mempermudah pembaca dalam memahami bab selanjutnya. Bab ketiga adalah metodologi penelitian yang memuat metode, pendekatan, objek penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, pengolahan data, dan teknik penarikan kesimpulan. 7 Bab keempat, adalah analisis data yang berisi analisis kejiwaan tokoh Ikal, analisis psikis tokoh-tokoh yang mempengaruhi terbentuknya kondisi kejiwaan tokoh utama. Bab kelima, adalah penutup yang berisi kesimpulan dan saran.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Apr 2017 22:31
    Last Modified: 28 Apr 2017 22:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33670

    Actions (login required)

    View Item