Degradasi pada Beton HVSA-SCC akibat terpapar asam sulfat pengaruh konsentrasi asam sulfat dan kandungan fly ash dalam beton

ATTIKA, NUR (2017) Degradasi pada Beton HVSA-SCC akibat terpapar asam sulfat pengaruh konsentrasi asam sulfat dan kandungan fly ash dalam beton. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (245Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Nur Attika, 2016, Degradasi Beton HVFA-SCC Akibat Terpapar Asam Sulfat: Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat dan Kandungan Fly Ash Dalam Beton. Skripsi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Struktur beton diharapkan memiliki keawetan dan ketahanan yang baik selama waktu yang direncanakan. Kurangnya ketahanan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya berupa serangan zat kimia seperti asam sulfat. Serangan asam sulfat biasanya terjadi pada bangunan laut yang airnya mengandung klorida dan sulfat seperti pada pelabuhan, bangunan tepi pantai, pengeboran lepas, bangunan pengolahan limbah, dan industri air tanah. Asam sulfat merupakan zat kimia yang memiliki agresifitas yang cukup tinggi yang dapat menyebabkan degradasi pada beton. Bahan tambah fly ash dapat mengurangi dampak reaksi pasta semen pada beton dengan asam sulfat, meningkatkan kepadatan, dan workability. Penggunaan self compacting concrete juga akan menghasilkan beton dengan workability yang baik dan mengurangi penggunaan air. Kadar penggunaan fly ash pada beton hingga lebih dari 50% disebut dengan high volume fly ash- self compacting concrete. Kadar fly ash sebagai pengganti sebagian semen dalam beton yang cukup tinggi mampu memperkecil ruang antar agregat sehingga mengurangi reaksi beton dengan asam sulfat yang akan melarutkannya. Untuk observasi pengujian kuat tekan digunakan benda uji silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 42 buah benda uji. Observasi perubahan fisik dengan foto digital dan observasi perubahan dimensi dan berat menggunakan benda uji silinder diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm sebanyak 27 buah. Pembuatan benda uji dilakukan variasi penambahan kadar fly ash, yang digunakan adalah 50%, 55%, 60%, 65%, dan 70% total berat benda uji, yang kemudian akan dipaparkan asam sulfat dengankonsentrasi 0%-4%. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa konsentrasi asam sulfat memepengaruhi degradasi pada beton. Semakin tinggi konsentrasi asam sulfat maka semakin tinggi degradasi yang terjadi pada beton. Kadar fly ash juga mempengaruhi degradasi pada beton yaitu semakin tinggi kadar fly ash maka semakin kecil degradasi yang terjadi pada beton. Kata kunci : Degradasi, fly ash, HVFA-SCC, asam sulfat

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Apr 2017 21:42
    Last Modified: 28 Apr 2017 21:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33659

    Actions (login required)

    View Item