KAJIAN SENYAWA BERPOTENSI ANTIANKER DAUN POLYALTHIA GLAUCA (Hassk.) BOERL: IDENTIFIKASI SENYAWA SITOTOKSIK TERHADAP SIKLUS SEL DAN APOPTOSIS SEL KANKER SERVIKS (Hela) IN VITRO.

Etikawati, Nita (2017) KAJIAN SENYAWA BERPOTENSI ANTIANKER DAUN POLYALTHIA GLAUCA (Hassk.) BOERL: IDENTIFIKASI SENYAWA SITOTOKSIK TERHADAP SIKLUS SEL DAN APOPTOSIS SEL KANKER SERVIKS (Hela) IN VITRO. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (94Kb)

    Abstract

    Genus Polyalthia familia Annonaceae mempunyai peran penting dalam pengobatan karena mengandung senyawa aktif yang terbukti memiliki berbagai aktivitas, antara lain sitotoksik pada berbagai sel kanker, antiinflamasi, sebagai analgesik, anti-HIV, antibakteri, serta antioksidan. Polyalthia glauca (Hassk.) Boerl. merupakan anggota genus yang belum banyak dikaji kandungan senyawa aktif serta bioaktivitasnya. Menimbang potensi khasiat obat terutama antikanker serta belum ada informasi mengenai senyawa yang memiliki aktivitas antikanker serviks pada spesies tersebut maka kajian senyawa antikanker pada spesies ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa sitotoksik daun P. glauca, mengkaji potensi sitotoksik, efek senyawa tersebut terhadap siklus sel dan apoptosis, serta pengaruh senyawa terhadap ekspresi protein p53, pRb, Bcl-2, caspase-9, dan caspase-3 sel HeLa in vitro. Isolasi senyawa bioaktif dilakukan dengan metode bioassay guided fractionation, monitoring dilakukan dengan KLT dan MTT assay terhadap sel HeLa. Ekstraksi serbuk kering daun dilakukan dengan maserasi bertingkat, berturut-turut dengan kloroform, metanol dan air. Ekstrak paling aktif yaitu ekstrak kloroform daun (EKDP) difraksinasi dengan vacuum liquid chromatography (VLC) dengan peningkatan polaritas eluen (n-heksan:etil asetat,v/v), dihasilkan 16 fraksi, fraksi dengan profil KLT yang mirip digabung sehingga diperoleh 6 fraksi/fraksi gabungan. Selanjutnya dilakukan pemisahan senyawa dari fraksi paling aktif yaitu fraksi III yang dielusi dengan n-heksan : etil asetat (6:4;v/v) dengan kromatografi lapis tipis preparatif dan diperoleh 3 senyawa. Senyawa yang didapatkan diuji kemurniannya secara KLT, selanjutnya dilakukan identifikasi struktur senyawa aktif dengan spektroskopi UV, IR, 1HNMR,13CNMR,DEPT 1350, COSY, HMQC, HMBC, dan Massa. Uji sitotoksisitas senyawa aktif dilakukan terhadap sel HeLa dengan metoda MTT assay. Pengaruh senyawa aktif terhadap siklus sel HeLa dianalisis dengan Flow cytometry. Kajian induksi apoptosis dianalisis dengan pengamatan fragmentasi DNA sel HeLa. Ekspresi protein p53, pRb, caspase-9, caspase-3, dan Bcl-2 dideteksi dengan teknik imunositokimia, kemudian dianalisis secara semikuantitatif menggunakan Allred scoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun P. glauca mengandung senyawa sitotoksik terhadap sel HeLa in vitro. Senyawa sitotoksik yang diperoleh termasuk dalam golongan secolignan yaitu Glaucinitinitin A : 4-[(3,4-Dimethoxy-phenyl)-(3,4,5-trimethoxy-phenyl)-methyl]-3-methylene-dihydro-furan-2-one, Glaucinitinitin B : 4-[(3,4-Dimethoxy-phenyl)-(3,4,5-trimethoxy-phenyl)-methyl]-3-methylene-dihydro-furan-2-one, dan Glaucinitinitin C: 4-[Bis-(3,4,5-trimethoxy-phenyl)-methyl]-3-methylene-dihydro-furan-one. Hasil uji sitotoksisitas ketiga senyawa terhadap sel HeLa masing-masing IC50 berturut-turut adalah 12,11±0,29 μg/mL, 6,62±0,2 μg/mL, dan 9,02±0,2μg/mL. Hasil uji ketiga senyawa terhadap distribusi sel HeLa pada siklus sel menunjukkan bahwa senyawa aktif 1 mampu menghambat siklus sel pada fase G0-G1 sebesar 70,65 %, sedang senyawa aktif 2 dan 3 mampu meningkatkan jumlah sel pada fase G2-M sebear 19,03 dan 19,1%. Ketiga senyawa juga terbukti mampu menginduksi apoptosis sel HeLa serta mampu menginduksi ekspresi p53, pRb, caspase-9, caspase-3, dan mampu menekan ekspresi gen antiapoptosis Bcl-2 sel HeLa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa senyawa sitotoksik daun P. glauca merupakan senyawa baru golongan secolignan yaitu Glaucinitin A, Glaucinitin B, dan Glaucinitin C dan ketiga senyawa berpotensi memodulasi siklus sel serta mampu menginduksi apoptosis sel kanker serviks He La. [Kata kunci: Polyalthia glauca, sitotoksik, sel HeLa, siklus sel, apoptosis.]

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: Q Science > QK Botany
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Apr 2017 11:05
    Last Modified: 19 Apr 2017 11:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33620

    Actions (login required)

    View Item