PERILAKU DAKTILITAS KOLOM BETON BERTULANG DENGAN CINCIN BAJA SEBAGAI EXTERNAL CONFINEMENT.

Safitri, Endah (2017) PERILAKU DAKTILITAS KOLOM BETON BERTULANG DENGAN CINCIN BAJA SEBAGAI EXTERNAL CONFINEMENT. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (87Kb)

    Abstract

    Kolom merupakan elemen struktur yang penting, karena keruntuhan pada satu kolom dapat menyebabkan collapse (runtuhnya) lantai yang bersangkutan, dan juga keruntuhan total seluruh strukturnya. Kolom struktur paling bawah harus mempunyai daktilitas yang tinggi, agar struktur mampu berdeformasi dengan simpangan lateral yang besar dan terjadi beam sway mechanism. Salah satu cara meningkatkan daktilitas adalah dengan pengekangan elemen beton bertulang, karena akan meningkatkan tegangan dan regangan beton. Penelitian kolom beton bertulang terkekang cincin baja diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang baru sebagai alternatif lain untuk pengekangan kolom. Cincin baja hanya sebagai external confinement untuk mengekang kolom, bukan sebagai tulangan longitudinal eksternal. External confinement mampu meningkatkan daktilitas, kapasitas kolom, mempertahankan luasan penampang beton dari premature spalling, dan sekaligus juga berfungsi untuk strengthening kolom. Penelitian pendahuluan menggunakan silinder beton terkekang cincin baja, tinggi 300 mm dan diameter 155 mm, yang mendapat beban uniaksial sesuai SNI 03-1974-1990. Tujuan penelitian pendahuluan adalah untuk mengetahui pengaruh kekangan cincin baja pada sifat mekanik beton. Tebal cincin baja konstan sebesar 2,4 mm. Variasi rasio volumetrik cincin baja didasarkan pada variasi lebar (28, 45, dan 73 mm) dan jarak bersih antar cincin baja (90, 47, dan 25 mm). Hasil yang didapat dari penelitian pendahuluan ini dipakai sebagai dasar untuk perhitungan prediksi menentukan kapasitas daya dukung dan daktilitas kolom yang ingin dicapai pada pengujian siklik kolom beton bertulang terkekang cincin baja. Half scale laboratory test diperlukan untuk mengetahui pengaruh external confinement cincin baja terhadap peningkatan daya dukung dan daktilitas kolom. Tinggi benda uji kolom adalah 1710 mm dengan diameter 260 mm. Cincin baja yang mengekang kolom tebalnya 6,3 mm, lebar 50 mm dan dipasang dengan jarak bersih antar cincin baja 80 mm (rasio volumetrik cincin baja 1,86%). Benda uji kolom diuji dengan pembebanan aksial konstan dan lateral siklik dengan skema pembebanan sesuai ACI 374.2R-13. Ada tiga buah benda uji kolom. Benda uji pertama dan kedua masing-masing adalah kolom tidak terkekang (K0-0,4) dan kolom terkekang cincin baja (KT-0,4) yang menerima beban aksial konstan dengan rasio beban aksial 0,4P0. Benda uji ketiga adalah kolom terkekang cincin baja (KT-0,6) yang mendapat beban aksial konstan dengan rasio beban aksial 0,6P0. Hasil pengujian pendahuluan memperlihatkan bahwa cincin baja efektif mengekang beton. Tegangan dan regangan beton terkekang cincin baja meningkat dibanding beton tidak terkekang. Dengan range rasio volumetrik cincin baja yang diteliti 1,25-2,28% didapatkan bahwa kekangan cincin baja terhadap beton termasuk pengekangan tingkat tinggi, karena indeks pengekangan efektif cincin baja terhadap beton bernilai 21,99% dengan peningkatan kekuatan beton terkekang mencapai 2,29. Kolom yang dikekang cincin baja meningkat daktilitasnya dibanding kolom tidak terkekang. Indeks daktilitas perpindahan benda uji kolom K0-0,4; KT-0,4; dan KT-0,6 masing-masing sebesar 6,33; 8,38; dan 6,82; sementara indeks daktilitas kurvaturnya masing-masing sebesar 7,72; 9,72; dan 8,23. [Kata kunci: cincin baja, daktilitas, external confinement, kolom]

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Apr 2017 10:44
    Last Modified: 19 Apr 2017 10:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33614

    Actions (login required)

    View Item