PENGEMBANGAN BAHAN KOMPOSIT UNTUK SEPATU REM KERETA API DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH GERAM BESI COR, FLY ASH DAN KAWAT TEMBAGA.

Surojo, Eko (2017) PENGEMBANGAN BAHAN KOMPOSIT UNTUK SEPATU REM KERETA API DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH GERAM BESI COR, FLY ASH DAN KAWAT TEMBAGA. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (71Kb)

    Abstract

    Untuk memenuhi beberapa unjuk kerja rem yang dipersyaratkan, komposit telah digunakan sebagai bahan sepatu rem di bidang otomotif. Pada sistem pengereman kereta api, sepatu rem komposit yang memiliki koefisien gesek relatif rendah telah digunakan untuk menggantikan sepatu rem berbahan besi cor. Pada saat ini, PT Kereta Api Indonesia juga telah menggunakan sepatu rem komposit. Tetapi sangat disayangkan, PT Kereta Api Indonesia tidak didukung oleh adanya industri lokal yang mampu memproduksi sepatu rem komposit yang diperlukan. Oleh karena itu, industri lokal perlu didorong untuk mampu memproduksi sepatu rem komposit kereta api. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan sepatu rem komposit kereta api yang mampu memenuhi karakteristik yang dipersyaratkan dan dapat diterapkan di industri. Bahan yang digunakan di dalam penelitian ini yakni geram besi cor, fly ash dan kawat tembaga merupakan limbah industri agar mengurangi biaya produksi. Penelitian ini dilakukan dalam tahapan : studi pengaruh parameter proses terhadap sifat komposit, pengukuran pengaruh bahan penyusun terhadap karakteristik komposit, uji mekanik terhadap sampel sepatu rem komposit dan metalik kereta api untuk digunakan sebagai data referensi, penentuan komposisi bahan komposit yang memiliki karakteristik memenuhi spesifikasi, dan uji coba manufaktur prototipe sepatu rem komposit kereta api. Spesimen komposit dibuat dengan tahapan penyiapan formulasi bahan, pencampuran bahan, pres dingin, pres panas dan dilanjutkan dengan post curing. Uji bahan yang dilakukan meliputi uji lentur, densitas, kekerasan, foto mikro, dan keausan metode pin on disc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah geram besi cor, fly ash dan kawat tembaga dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk pembuatan sepatu rem komposit kereta api. Tekanan pres panas optimum dicapai pada tekanan 10 MPa. Post curing mampu meningkatkan kekuatan lentur dan kekerasan komposit. Akan tetapi, post curing dapat berpengaruh terhadap kemungkinan terbentuknya cacat void. Serat gelas dan geram besi cor berpengaruh memperkuat komposit. Sementara itu, geram besi cor, grafit, cashew dust dan kawat Cu berpengaruh meningkatkan koefisien konduktivitas termal komposit, dan sebaliknya karet NBR, fly ash dan serat gelas berpengaruh menurunkan koefisien konduktivitas termal komposit. Hasil uji keausan memperlihatkan bahwa limbah fly ash, geram besi cor dan kawat Cu berpengaruh meningkatkan koefisien gesek komposit. Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan manufaktur prototipe sepatu rem komposit kereta api, dimana prototipe memiliki koefisien gesek 0,282-0,300 (mendekati nilai koefisien gesek sepatu rem besi cor) dan kekuatan lentur 24,2-24,4 MPa. [Kata kunci : sepatu rem komposit, limbah industri, manufaktur, kereta api]

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Apr 2017 10:42
    Last Modified: 19 Apr 2017 10:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33613

    Actions (login required)

    View Item