PENGEMBANGAN TES FISIK PEMAIN TENIS MEJA USIA 13-15 TAHUN

Liskustyawati, Hanik (2017) PENGEMBANGAN TES FISIK PEMAIN TENIS MEJA USIA 13-15 TAHUN. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (64Kb)

    Abstract

    Pencapaian prestasi yang tinggi, kualitas fisik yang optimal merupakan syarat yang tidak dapat diabaikan oleh pelatih, karena setiap cabang olahraga menuntut tingkat kualitas fisik berbeda-beda sesuai dengan kualitas fisik yang diperlukan dari cabang olahraga tersebut. Saat ini banyak jenis tes untuk mengetahui kemampuan fisik yang digunakan untuk keperluan identifikasi bakat pemain tenis meja di semua kelompok umur. Tes fisik yang ada belum teruji secara empirik terhadap penampilan fisik pemain tenis meja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes dan menyusun norma tes fisik tenis meja yang sesuai untuk pemain putra dan putri usia 13-15 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Langkah pengembangan melalui: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) validasi ahli, (4) validasi empirik, (5) uji keefektifan. Dalam penelitian ini yang dikembangkan adalah sebuah intrumen tenis meja perspektif domain fisik. Karakteristik sampel adalah pemain tenis meja usia 13-15 tahun yang telah berlatih minimal 2 tahun, dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu dan merupakan anggota klub tenis meja yang terdaftar di Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah. Subjek untuk uji skala terbatas dilakukan pada klub di kota Surakarta sebanyak 61 pemain dan jumlah sampel untuk penyusunan norma tes sejumlah 141 pemain. Subjek uji keefektifan sebagai uji lapangan menggunakan pemain Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP se Jawa Tengah yaitu 8 pemain putra dan 8 pemain putri. Analisis data menggunakan uji interkorelasi dan instrumen penelitian menggunakan pengamatan dengan skala likert dalam bentuk rating-scale. Hasil penelitian menunjukkan dua rangkaian tes tenis meja untuk pemain usia 13-15 tahun, untuk putra dan putri terdiri : panjang rentang lengan, kecepatan reaksi tangan, tes lempar tangkap bola tenis, lari cepat 20 m, shuttle run, lari multitahap. Hasil analisis kebutuhan tes ditinjau dari pelatih tentang tes fisik tenis meja diperoleh 87.55% hasil tersebut termasuk kategori sangat tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah: (1) telah dihasilkan enam item tes fisik tenis meja yang subtansi isi sesuai untuk pemain putra dan putri usia 13-15 tahun; (2) tersusunnya norma tes fisik tenis meja untuk pemain putra maupun putri usia 13-15 tahun; (3) telah dihasilkan enam item tes fisik yang efektif digunakan untuk meningkatkan prestasi pemain tenis meja putra dan putri usia 13-15 tahun.[ Kata Kunci : Tenis Meja, Tes Fisik, Usia 13-15 Tahun ]

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 18 Apr 2017 16:39
    Last Modified: 18 Apr 2017 16:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33586

    Actions (login required)

    View Item