PAJANAN RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK RADIO FREKUENSI TELEPON SELULER TERHADAP KUALITAS DAN FUNGSIONALITAS SPERMATOZOA MANUSIA ( Kajian in vitroKonsentrasi, Motilitas, Morfologi, Apoptosis, Kalsium Intraseluler dan Ekspresi Voltage-Gated Calcium ChannelSpermatozoa).

Qodrijati, Isna (2017) PAJANAN RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK RADIO FREKUENSI TELEPON SELULER TERHADAP KUALITAS DAN FUNGSIONALITAS SPERMATOZOA MANUSIA ( Kajian in vitroKonsentrasi, Motilitas, Morfologi, Apoptosis, Kalsium Intraseluler dan Ekspresi Voltage-Gated Calcium ChannelSpermatozoa). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (92Kb)

    Abstract

    Pendahuluan.Telepon selular (ponsel) adalah bagian penting dalam kehidupan manusia modern, dan diperlukan penelitian untuk mengevaluasi konsekuensi dari meningkatnya penggunaan smartphone. Tujuan Penelitian.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dampak pajanan radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel terhadap perubahan kualitas dan fungsionalitas spermatozoa dan untuk mengetahui mekanisme adanya hambatan ekspresi Voltage-Gated Calcium Channel (VGCC)spermatozoasebagai perubahan pada tingkat molekuler akibat pajanan radiasi ponsel yang menyebabkan infertilitas pada pria. Metode.Jenis penelitian adalah Eksperimental laboratorik dengan rancangan pre-post test controlled group design.Subyek penelitian adalah spermatozoa manusia dengan kualitas sesuai kriteria WHO (1999). Variabel bebas adalah pajanan radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel diukur dengan electromagnetic radiation detection, variabel terikat adalah kualitas (konsentrasi, motilitas, morfologi)spermatozoa diperiksa secara konvensional sesuai panduan WHO (1999), dan fungsionalitas spermatozoa berupa apoptosisdan Ca intraseluler dengan flowcytometry serta ekspresi Voltage-Gated Calcium Channel(VGCC) diperiksa secara immunocytochemistry Data hasil pemeriksaan diuji menggunakan analisis Kruskall-Wallis dan uji post hoc dengan Mann Whitney serta Pearson correlation test untuk mengetahui kekuatan hubungan dua variabel. Hasil. Penelitian ini menyatakan bahwa semakin lama (1 jam dan 2 jam) serta besar pajanan (SAR 2 W/kg dan 5.7 W/kg) radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel, semakin rendah kualitas spermatozoa yaitu konsentrasi spermatozoa (p<0.05), motilitas (p<0.05), morfologi (p<0.05) dan fungsionalitas spermatozoa yaitu apoptosis (p<0.05), jumlah kalsium intraseluler (p<0.05) dibanding kelompok kontrol. Ada hubungan antara ekspresi Voltage-Gated Calcium Channel (VGCC) pada spermatozoa dengan kualitas spermatozoa (konsentrasi spermatozoa p=0.003; r=0.361; motilitas B p=0.000; r=0.664; motilitas D p=0.000, r= -0.660; morfologi normal p=0.000; r=0.634; morfologi kelainan ekor p=0.008, r= -0.324 ) dan fungsionalitas spermatozoa (apoptosis p=0.039; r=0.257) setelah terpajan radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel. Simpulan dan Saran. Semakin lama (akut dan kronik) dan besar pajanan (SAR 2 W/kg dan 5.7 W/kg) radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel, semakin rendah kualitas (konsentrasi, motilitas, morfologi) dan fungsionalitas (apoptosis, jumlah kalsium intraseluler) spermatozoa manusia. Semakin sedikit ekspresi VGCC di dapat berarti semakin sedikit kanal kalsium yang bersifat terbuka, sehingga semakin rendah kualitas dan fungsionalitas spermatozoa. Pajanan radiasi ponsel mempengaruhi ekspresiVoltage-Gated Calcium Channel (VGCC) pada spermatozoa. Dampak radiasi gelombang elektromagnetik radiofrekuensi ponsel dapat dicegah. [Kata kunci :in vitro, radiasi ponsel, kualitas, fungsionalitas, spermatozoa.]

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 18 Apr 2017 16:18
    Last Modified: 18 Apr 2017 16:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33578

    Actions (login required)

    View Item