HASTHABRATA: MENGGALI KEMBALI KEPEMIMPINAN DENGAN KEARIFAN LOKAL (SEBUAH PENDEKATAN MIX METHOD DI SOLO RAYA).

Suyono, Joko (2017) HASTHABRATA: MENGGALI KEMBALI KEPEMIMPINAN DENGAN KEARIFAN LOKAL (SEBUAH PENDEKATAN MIX METHOD DI SOLO RAYA). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (72Kb)

    Abstract

    HASTHABRATA: MENGGALI KEMBALI KEPEMIMPINAN DENGAN KEARIFAN LOKAL (SEBUAH PENDEKATAN MIX METHOD DI SOLO RAYA). Penelitian ini bertujuan untuk membangun konsep kepemimpinan hasthabrata sebuah konsep kepemimpinan Jawa berbasis kearifan local menurut konstruksi budayawan di Surakarta, mengembangkan pengukuran perilaku pemimpin yang mencerminkan : (1) sifat bumi, (2) sifat matahari, (3) sifat rembulan, (4) sifat angin, (5) samudera, (6) sifat api, (7) sifat bintang, (8) sifat mendung dalam kepemimpinan hasthabrata menurut konstruksi budayawan di Surakarta serta menerapkan pengukuran perilaku pemimpin yang mencerminkan: (1) sifat bumi, (2) sifat matahari, (3) sifat rembulan, (4) sifat angin, (5) samudera, (6) sifat api, (7) sifat bintang, (8) sifat mendung dalam kepemimpinan hasthabrata pada kepala desa di Solo Raya. Pendekatan konstruksi menurut pandangan Berger &Luckman digunakan untuk membangun konsep kepemimpinan hasthabrata. Selanjutnya dilakukan identifikasi dimensi dan indicator untuk mengukur kepemimpinan hasthabrata pada kepala desa di Solo Raya. Konstruksi dilakuan dengan 4 (empat) orang informan yang memahami dan mereferensikan kepemimpinan hasthabrata sebagai kepemimpinan Jawa yang ideal. Dalam mengukur kepempimpinan hasthabrata dilakukan survei menggunakan kuisioner yang dikembangkan peneliti dari dimensi-dimensi kepemimpinan hasthabrata. Sampel diambil dari seluruh kepaladesa di Solo Raya denganmenggunakan cluster sampling. Tingkat penerimaan kuisioner yang dapat diolah sebanyak 138 dengan persentase 59,74%. Penelitian ini menggunakan Partial Least Square untuk melakukan identifikasi dimensi dan indikator. Hasil penelitian menunjukkan konsep:(1) sifat bumi, (2) sifat matahari, (3) sifat rembulan, (4) sifat angin, (5) samudera, (6) sifat api, (7) sifat bintang, (8) sifat mendung dalam kepemimpinan hasthabrata menurut konstruksi budayawan dapat dikembangkan di Surakarta. Pengukuran perilaku pemimpin yang mencerminkan kepemimpinan hasthabrata menurut konstruksi budayawan dapat dikembangkan di Surakarta dengan menghasilkan 8 (delapan) proposisi mayor. Dalam penerapannya, dimensi kepemimpinan hasthabrata di Solo Raya yang direpresentasikan oleh kabupaten Sukoharjo dan Sragen yaitu: bumi, matahari, rembulan, angin, samudera, api, bintang, dan mendung dapat menjelaskan variabel kepemimpinan hasthabrata secara nyata. Di kabupaten Sukoharjo dimensi kepemimpinan hasthabrata yaitu: bumi, matahari, rembulan, dan bintang dapat menjelaskan kepemimpinan hasthabrata secara nyata sedangkan di kabupaten Sragen dimensi yang dapat menjelaskan kepemimpinan hasthabrata adalah dimensi angin, samudera, api, danmendung.[Kata kunci: Hasthabrata, Kepemimpinan Jawa, Kearifan Lokal, Pendekatan Konstruksi, Identifikasi Dimensi dan Indikator].

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 18 Apr 2017 15:56
    Last Modified: 18 Apr 2017 15:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33570

    Actions (login required)

    View Item