pengaruh ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana Linn.) dalam mencegah peningkatan kdar kreatinin darah pada tikus putih (Rattus Norvegicus) galur wistar yang diinduksi gentamisin

PRAKOSO, SURYA ADHI (2017) pengaruh ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana Linn.) dalam mencegah peningkatan kdar kreatinin darah pada tikus putih (Rattus Norvegicus) galur wistar yang diinduksi gentamisin. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (256Kb)

    Abstract

    Surya Adhi Prakoso, G.0010182, 2013. Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana Linn.) dalam Mencegah Peningkatan Kadar Kreatinin Darah pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar yang Diinduksi Gentamisin. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Penggunaan gentamisin dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel ginjal yang menyebabkan gangguan pada ekskresi kreatinin darah. Xanthone dalam kulit Manggis (Garcinia mangostana Linn.) memiliki fungsi sebagai antoksidan dan anti inflamasi yang diduga berpotensi untuk melindungi ginjal, salah satunya dengan mencegah peningkatan kadar kreatinin darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak kulit Manggis (Garcinia mangostana Linn.) dalam mencegah peningkatan kadar kreatinin darah pada tikus yang diinduksi gentamisin. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan the pre and post control group design. Sampel berupa tikus jantan galur Wistar, berumur 2-3 bulan, berat badan ± 200 gram. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 30 ekor, dibagi dalam 3 kelompok secara random, masing-masing terdiri dari 10 tikus. Kelompok kontrol (KN) diberi Na CMC 0,5% secara peroral, kelompok Kontrol Negatif (K-) diberi gentamisin 100 mg/kg BB injeksi intraperitoneal (i.p.), dan kelompok perlakuan (KD) diberi gentamisin 100 mg/kg BB i.p, dan ekstrak kulit manggis 125 mg/kg BB peroral dengan sonde lambung. Penelitian dilakukan selama 12 hari, perlakuan diberikan selama 10 hari berturut-turut dan pengukuran kreatinin dilakukan pada sebelum dan setelah 10 hari perlakuan. Kadar kreatinin diamati dengan alat spektofotometer. Kemudian untuk mengetahui perbedaan selisih tiap kelompok, data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil: Secara statistik ada perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dengan sesudah diberikan perlakuan p = 0,000 (p < 0,05). K- memiliki kadar kreatinin darah tertinggi daripada kelompok lainnya dan KD memiliki kadar yang tidak jauh berbeda dengan KN. Dari uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antara KN-K-, dan KD-K- dengan masing-masing p = 0,000 (p < 0,05). Kemudian perbandingan KN-KD tidak jauh berbeda karena p = 0,06 (p > 0,05). Simpulan: Pemberian ekstrak kulit Manggis (Garcinia mangostana, Linn.) dengan dosis 125 mg/kg BB dapat mencegah peningkatan kadar kreatinin darah tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar yang diinduksi gentamisin. Kata kunci: ekstrak kulit Manggis, gentamisin, peningkatan kadar kreatinin darah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 15 Apr 2017 18:18
    Last Modified: 15 Apr 2017 18:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33562

    Actions (login required)

    View Item