DINAMIKA SOSIAL EKONOMI PEMUKIMAN LIAR DI SURAKARTA 1998-2005

S, TRIYANTO DARMAWAN (2017) DINAMIKA SOSIAL EKONOMI PEMUKIMAN LIAR DI SURAKARTA 1998-2005. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (634Kb)

    Abstract

    ABSTRAK TRIYANTO DARMAWAN SAPUTRO. C. 0511030. 2016. Dinamika Sosial Ekonomi Pemukiman Liar di Surakarta 1998-2005. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui awal mula munculnya pemukiman liar di Surakarta pada tahun 1998. 2) Mengetahui dinamika sosial ekonomi masyarakat pemukiman liar di Surakarta 1998-2005. 3) Untuk mengetahui upaya dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi pemukiman liar di kota Surakarta 1998-2005. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah menggunakan metode sejarah meliputi empat tahap yaitu heuristik, kritik sumber baik intern maupun ekstern, interpretasi, dan historiografi. Tekhnik pengumpulan data melalui studi dokumen, sumber-sumber utama atau data yang digunakan berupa arsip-arsip data kependudukan, perekonomian dan tingkat kepadatan penduduk kota Surakarta tahun 1998-2005 yang dikumpulkan oleh Badan Statistik Kota Surakarta, Monumen Pers Surakarta, studi pustaka dan wawancara. Dari pengumpulan data kemudian data dianalisa dan diinterpretasikan berdasarkan kronologisnya. Teknik analisis data yang digunakan bersifat deskriptif, menghasilkan penelitian yang bersifat deskriptif analistis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perkembangan pemukiman liar di Surakarta dari tahun ke tahun memperlihatkan pertambahan yang signifikan, persebaran pemukiman liar di kota Surakarta terdapat di 5 Kecamatan yaitu : Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, Kecamatan Serengan, Kecamatan Pasar Kliwon dan Kecamatan Lawean. Perkembangan pemukiman liar ini terjadi seiring dengan ekonomi masyarakat pendatang di kota Surakarta dan berkurangnya lahan kosong untuk pemukiman penduduk. Pesatnya perkembangan perkotaan dengan aktifitasnya menjadi salah satu daya tarik bagi penduduk di daerah hinterland, penduduk pendatang yang memiliki pendapatan dibawah rata-rata tersebut lama-kelamaan mulai membangun rumah-rumah seadanya di pinggiran kota Surakarta. Keterbatasan sosial ekonomi kaum urban mengakibatkan adanya penjarahan dan alih fungsi lahan-lahan pemerintah menjadi pemukiman liar. Pemukiman liar di Surakarta terdapat di bantaran kali anyar, kali pepe, di Bantaran rel kereta api, dan lahan-lahan pemakaman kota Surakarta. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pemukiman liar di Surakarta awal mulanya terbentuk dari penjarahan lahan penduduk asli sekitar pemukiman liar dan lemahnya ekonomi masyarakat serta kurangnya peran pemerintah dalam menangani pemukiman liar di Surakarta. Menjamurnya kawasan padat kumuh di wilayah perkotaan dapat dikatakan sebagai dampak dari kurangnya kontrol dan peran pemerintah dalam mengelola pemukiman kaum urban. Kata kunci : Pemukiman Liar, Kota Surakarta, Sosial Ekonomi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 11 Apr 2017 14:33
    Last Modified: 11 Apr 2017 14:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33469

    Actions (login required)

    View Item