Peran dan Strategi Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna pada Serangan Umum 4 Hari di Surakarta 1949 serta Implementasinya sebagai Materi Pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Indonesia Baru II

AMIRUDIN, MUHAMMAD (2017) Peran dan Strategi Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna pada Serangan Umum 4 Hari di Surakarta 1949 serta Implementasinya sebagai Materi Pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Indonesia Baru II. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (768Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Amirudin. K4410037. PERAN DAN STRATEGI BATALIYON SUB WEHRKREISE 106 ARJUNA PADA SERANGAN UMUM 4 HARI DI SURAKARTA 1949 SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN MATA KULIAH SEJARAH INDONESIA BARU II. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) proses terbentuknya Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna; (2) peranan dan strategi Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna dalam mempertahankan Surakarta dari Agresi Militer Belanda II; (3) status Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna setelah diadakannya cease-fire dan (4) implementasi peran dan strategi Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna dalam Serangan Umum 4 Hari di Surakarta 1949 sebagai bahan Pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Indonesia Baru II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Langkah-langkah yang ditempuh dalam metode historis meliputi: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sumber data yang dipakai adalah sumber primer dan sekunder, sumber primer berupa manuskrip sedangkan sumber sekunder berupa buku-buku yang relevan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan wawancara. Validitas data dilakukan dengan melakukan kritik sumber, baik kritik ekstern maupun kritik intern. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa historis yaitu analisa yang mengutamakan ketajaman dan kepekaan dalam menginterpretasikan data sejarah menjadi fakta sejarah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terbentuknya Bataliyon SWK 106 A didahului dengan ikut sertanya Pemuda dan Pelajar dalam mempertahankan kemerdekaan; (2) Peranan dari Bataliyon SWK 106 A selain mempertahankan kota Surakarta juga memiliki peran politik dengan adanya Rayon V. Strategi yang digunakan adalah pertempuran gerilya dan serangan masuk kota dengan setiap Rayon adalah wilayah pertempuran; (3) Status Batalion SWK 106 Arjuna setelah kemerdekaan adalah kembali bertugas sebagai Komando Militer Kota Surakarta. Sedangkan anggota SWK 106 A yang sudah terdaftar sebagai anggota Detasemen II Brigade XVII dipersilahkan melanjutkan karir militer; (4) peran dan strategi Bataliyon Sub Wehrkreise 106 Arjuna dalam Serangan Umum 4 Hari di Surakarta 1949 dapat diimplementasikan sebagai materi pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Indonesia Baru II karena sesuai dengan cakupan isi Perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kata kunci : Patriotisme, Agresi Militer, Subwehrkreise, Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 08 Apr 2017 17:07
    Last Modified: 08 Apr 2017 17:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33423

    Actions (login required)

    View Item