ANALISIS KERENTANAN DAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA LETUSAN GUNUNG API WILIS SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN PONOROGO (Implementasi Bahan Ajar Geografi Kelas XI IPS MA Muhammadiyah 4 Beton Siman)

Amanah, Ilfatul (2017) ANALISIS KERENTANAN DAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA LETUSAN GUNUNG API WILIS SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN PONOROGO (Implementasi Bahan Ajar Geografi Kelas XI IPS MA Muhammadiyah 4 Beton Siman). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (893Kb)

    Abstract

    Amanah, Ilfatul. 2017. Analisis Kerentanan dan Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Letusan Gunung Api Wilis sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Ponorogo. TESIS. Pembimbing: Sarwono, Kopembimbing: Peduk Rintayati, Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Program Pascasarjana Kependidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Gunung Wilis merupakan gunung api tipe B yang diprediksi dapat aktif kembali seperti Gunung Sinabung. Kejadian bencana yang tidak dapat diprediksi dapat menjadi ancaman bagi manusia oleh karena itu perlu adanya upaya mengurangi kerugian bencana melalui analisis kerentanan dan kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kerentanan masyarakat, (2) mengetahui kapasitas masyarakat, (3) mengetahui risiko bencana letusan Gunung Wilis Kabupaten Ponorogo, dan (4) mengimplementasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran Geografi di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian model kombinasi kualitatif dan kuantitatif secara seimbang. Penelitian ini dilakukan di 13 desa di Kabupaten Ponorogo pada Kawasan Rawan Bencana letusan gunung api dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumen, analisis peta, wawancara mendalam, dan angket. Analisis data kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana menggunakan pemberian skor menggunakan parameter BNPB dan teknik overlay peta. Impelementasi hasil penelitian di kelas XI IPS MAM 4 Beton menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) kerentanan masyarakat dalam menghadapi bencana Gunung Wilis berkisar rendah hingga sedang. Tingkat kerentanan sedang (1,861434) terdapat di Desa Jurug Kecamatan Sooko sedangkan tingkat kerentanan rendah (1,449574) terdapat di Desa Kemiri Kecamatan Jenangan, (2) Kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana letusan Gunung Wilis tergolong rendah dengan skor kerentanan satu, (3) Risiko bencana letusan Gunung Wilis berkisar tinggi hingga sedang dengan tingkat risiko tinggi terdapat di lima desa di tiga kecamatan, dan (4) Implementasi hasil penelitian terhadap pendidikan berupa Buku Saku Kebencanaan dengan peningkatan skor rata-rata pre-test dan post-test yaitu 10, 875 menjadi 15, 375 dan nilai rata-rata kelas yaitu 54,875 meningkat menjadi 76, 8765 Kata Kunci: kerentanan, kapasitas, risiko, bencana, letusan gunung wilis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > PKLH
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 07 Apr 2017 11:20
    Last Modified: 07 Apr 2017 11:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33389

    Actions (login required)

    View Item