PENGARUH EKSTRAK ETANOL PROPOLIS DAN PERBEDAANNYA DENGAN 5-FLUOROURACIL TERHADAP EKSPRESI CASPASE 3, PROLIFERASI DAN APOPTOSIS PADA KULTUR SEL KANKER KOLON (CELL LINE WiDr)

Anandani, Esti Tantri (2017) PENGARUH EKSTRAK ETANOL PROPOLIS DAN PERBEDAANNYA DENGAN 5-FLUOROURACIL TERHADAP EKSPRESI CASPASE 3, PROLIFERASI DAN APOPTOSIS PADA KULTUR SEL KANKER KOLON (CELL LINE WiDr). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (81Kb)

    Abstract

    Latar Belakang Kanker kolorektal mencapai sepuluh persen dari total tipe tumor di seluruh dunia dan merupakan kanker dengan mortalitas tertinggi di seluruh dunia. Kejadian kanker kolon terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk baik di negara berkembang maupun negara maju. Terapi dengan kemoterapi belum memberikan hasil yang optimal dan sering menimbulkan efek samping yang serius. Banyak bahan alam yang berpotensial untuk dikembangkan sebagai agen kombinasi seperti propolis, jinten, tapak dara, mengkudu, daun dewa. Propolis sudah banyak dijadikan bahan penelitian karena aktivitas antibakteri, antijamur, antivirus dan hepatoprotektifnya. Propolis dan senyawa lainnya telah digunakan untuk mengobati inflamasi, untuk meningkatkan kekebalan tubuh, dan agen anti kanker. Tujuan Penelitian Melihat pengaruh pemberian propolis dari daerah Kerjo, Karanganyar, Indonesia terhadap ekspresi caspase 3, proliferasi dan induksi apoptosis pada kultur sel kanker kolon (cell line WiDr). Metode Penelitian Penelitian eksperimental laboratorik dengan post test with control group design. Penelitian menggunakan kultur sel WiDr (sel kanker kolon) dengan pemberian ekstrak ethanol propolis (EEP) (1/2IC50, IC50, 2IC50), 5-FU IC50, kombinasi EEPP IC50+5-FU IC50 . Pengamatan ekspresi caspase 3 dengan metode imunositokimia, pengamatan proliferasi metode doubling time dan induksi apoptosis metode double staining. Uji statistik ANOVA, dilanjutkan post hoc Tuckey. Hasil Penelitian EEP dengan dosis 1/2IC50, IC50, 2IC50, 5-FU IC50, kombinasi EEP IC50+5-FU IC50 meningkatkan ekspresi caspase 3 pada sel WiDr (p=0,001). EEP dengan dosis 1/2IC50, IC50, 2IC50, 5-FU IC50, kombinasi EEP IC50+5-FU IC50 menginduksi apoptosis pada sel WiDr (p=0,001). EEP dengan dosis 1/2IC50, IC50, 2IC50, 5-FU IC50, kombinasi EEP IC50+5-FU IC50 menekan proliferasi pada sel WiDr pada jam ke 24, 48, dan 72 (semua dinyatakan bermakna dengan p=0,001, kecuali, EEP IC50 pada jam ke24 (p=0,044)). Tidak ada perbedaan statistik yang bermakna antar kelompok (p>0,05). Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa semua konsentrasi EEP, 5FU dan kombinsi EEP meningkatkan ekspresi caspase 3, menginduksi apoptosis sel WiDr, menghambat proliferasi sel WiDr. Kata kunci: EEP, caspase 3, proliferasi, apoptosis, sel WiDr

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 07 Apr 2017 11:09
    Last Modified: 07 Apr 2017 11:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33386

    Actions (login required)

    View Item