Kegagalan Implementasi Diversi Dalam Tahap Penuntutan

PRAHANELA, RESTIKA (2017) Kegagalan Implementasi Diversi Dalam Tahap Penuntutan. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (324Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Restika Prahanela. S331508010. 2017. Kegagalan Implementasi Diversi Dalam Tahap Penuntutan. Magister Ilmu Hukum. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kegagalan dalam pelaksanaan diversi pada tahap penuntutan serta upaya untuk mengatasi kegagalan tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dimana sumber data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan survey serta data sekunder berupa analisis literature hukum, dengan teknik analisis data kualitatif serta menggunakan pola berpikir deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan faktor yang menjadi penyebab kegagalan diversi antara lain karena faktor hukum dimana ditemukan dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menjadi dasar berlakunya diversi ternyata masih menimbulkan multitafsir dan belum mengatur secara lengkap sehingga berpengaruh pada pelaksaan diversi. Adanya faktor penegak hukum juga menjadi faktor yang mendominasi terjadinya kegagalan dalam proses diversi. Dalam penelitian ditemukan bahwa penegak hukum yang berperan sebagai fasilitator diversi ternyata belum tersertifikasi sebagai fasilitator maupun memiliki keahlian dalam alternative penyelesaian sengketa anak. Selain dua faktor sebelumnya, faktor kebudayaan dan masyarakat juga memiliki peran penting dimana dalam proses diversi terhadap anak ini masyarakat masih menilai bahwa pidana adalah solusi untuk member efek jera terhadap perilaku anak berkonflik dengan hukum. Faktor-faktor tersebut berperan penting sebagai penyebab kegagalan diversi yang didukung dengan faktor terakhir yaitu sarana dan fasilitas pendukung. Untuk mengatasi kegagalan dalam proses diversi tersebut dilakukan upaya dengan mengatasi faktor-faktor penyebab kegagalan tersebut yaitu dengan Memperbaiki dan menyempurnakan ketentuan yang mengatur tentang diversi, utamanya dalam hal ketentuan mekanisme dan prosedur diversi, Meningkatkan kualitas sumber daya manusia penegak hukum yang berwenang melaksanakan diversi, Adanya pengadaan sarana dan fasilitas terkait pelaksanaan diversi di tingkat pemeriksaan, Memberi edukasi terhadap masyarakat terkait diversi dan tujuannya, Membangun opini pada masyarakat tentang anak yang berkonflik dengan hukum untuk dihindarkan dari pemidanaan Kata Kunci: Anak, diversi, faktor penyebab kegagalan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Rina Dwi Setianingrum
    Date Deposited: 06 Apr 2017 18:05
    Last Modified: 06 Apr 2017 18:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33362

    Actions (login required)

    View Item