Analisis Jalur Tentang Faktor Biopsikososial Ekonomi Masa Gestasi Dengan Kejadian Stunting dan Perkembangan Balita di Puskesmas Bagor Kabupaten Nganjuk

V, ERIKE YUNICHA (2017) Analisis Jalur Tentang Faktor Biopsikososial Ekonomi Masa Gestasi Dengan Kejadian Stunting dan Perkembangan Balita di Puskesmas Bagor Kabupaten Nganjuk. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (91Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Erike Yunicha Viridula. S021502017. Analisis Jalur Tentang Faktor Biopsikososial Ekonomi pada Masa Gestasi dengan Kejadian Stunting, Perkembangan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bagor Kabupaten Nganjuk. TESIS. Pembimbing I: Bhisma Murti. Pembimbing II: Nunuk Suryani. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia balita. Riskesdas (2010), prevalensi stunting di Indonesia 35,6%, sebagian besar terjadi pada anak usia 2-3 tahun yaitu 41,4% dari total populasi anak stunting di Indonesia. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara faktor biopsikososial ekonomi pada masa gestasi dengan kejadian stunting dan perkembangan pada balita. Subjek dan Metode: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan case control, dengan perbandingan 1:2 untuk subjek kasus dan kontrol, sejumlah 150 subjek. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan Analisis Jalur dengan STATA 13. Hasil: Faktor-faktor yang berhubungan langsung dengan kejadian stunting diantaranya tinggi badan ibu (b=-2.58; CI 95% = -4.91 sd -0.26; p=0.029), BBLR (b= 1.03; CI 95% = -0.07 sd 2.12; p=0.066), pendidikan (b= -1.55; CI 95%= 1.23 sd 3.09; p= 0.002), pendapatan (b= -1.30; CI 95%= -0.97 sd 0.83; p= 0.002), dan faktor yang tidak berhubungan secara langsung dengan kejadian stunting diantaranya LILA ibu (b= 1.03; CI 95% = -0.07 sd 2.12; p=0.066), dukungan keluarga (b= 1.03; CI 95% = -0.07 sd 2.12; p=0.066). Sedangkan faktor-faktor yang berhubungan langsung dengan perkembangan balita diantaranya BBLR (b=-0.80; CI 95% = -1.98 sd 0.37; p=0.178), pendidikan (b=15.53; CI 95% = -1513.4 sd 1544.46; p=0.984), pendapatan (b= -0.07; CI 95%= -0.82 sd 0.80; p= 0.976), dan faktor yang tidak berhubungan secara langsung dengan perkembangan balita diantaranya tinggi badan ibu (b=-0.76; CI 95% = -2.06 sd 0.54; p=0.253), LILA ibu (b=-0.80; CI 95% = -1.98 sd 0.37; p=0.178), dukungan keluarga (b=-0.80; CI 95% = -1.98 sd 0.37; p=0.178). Kesimpulan: Ada hubungan langsung antara tinggi badan ibu, berat badan lahir rendah, pendidikan, pendapatan dengan kejadian stunting, sementara hubungan tidak langsung antara LILA ibu dan dukungan keluarga dengan kejadian stunting. Ada hubungan langsung antara berat badan lahir rendah, pendidikan, dan pendapatan dengan perkembangan balita, sedangkan hubungan tidak langsung antara tinggi ibu, ibu LILA dan dukungan keluarga perkembangan balita. Kata Kunci: Biopsikososial masa gestasi, stunting, perkembangan balita.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 06 Apr 2017 17:10
    Last Modified: 06 Apr 2017 17:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33348

    Actions (login required)

    View Item