Hubungan Faktor Risiko Ibu, Obstetrik dan Bayi dengan Kejadian Bayi HIV di RSUD Dr.Moewardi Surakarta

R, DENI NUR FAUZIA (2017) Hubungan Faktor Risiko Ibu, Obstetrik dan Bayi dengan Kejadian Bayi HIV di RSUD Dr.Moewardi Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (309Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Deni Nur Fauzia Rahmawati, 2017.Hubungan Faktor Risiko Ibu, Obstetrik Dan BayiDengan Kejadian Bayi HIV Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta”Pembimbing I : Dr.Supriyadi Hari R, dr., Sp. OG (K), Pembimbing II: Dr. Diffah Hanim, Dra., M.Si. Tesis. Surakarta: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Sebelas MaretSurakarta. Latar Belakang : Infeksi HIV dalam kehamilan berhubungan erat dengan komplikasi pada ibu hamil dan saat bersalin. Hal ini dapat dicegah dengan intervensiPencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis status gizi, infeksi oportunistik, kunjungan ANC, jenis persalinan, berat bayi lahir dan prematuritas dengan kejadian bayi HIV. SubjekdanMetode: penelitian ini dilakukan di RSUD Dr.Moewardi Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Sampel dipilih secara exhaustive sampling dengan perbandingan 1:1 untuk subjek kasus dan kontrol, sejumlah 68 subjek. Data dianalisis menggunakan regresi logistic ganda. Hasil: Ada hubungan positif sedang dan tidak signifikan antara status gizi dengan kejadian bayi HIV (OR = 2.71, CI 95% = 0.44-16.53), p = 0.280. Ada hubungan positif sangat kuat dan signifikan antara penyakit infeksi oportunistik dengan kejadian bayi HIV (OR=10.09, CI 95%=1.99 -51.20), p=0.005). Ada hubungan positif sedang dan tidak signifikan antara penyakit kujungan ANC dengan kejadian bayi HIV (OR=1.94, CI 95%=0.42 -9.00), p=0.395). Ada hubungan positif kuat dan tidak signifikan antara jenis persalinan dengan kejadian bayi HIV (OR=5.21 CI 95%=0.92-29.58, p=0.063). Ada hubungan positif lemah dan tidak signifikan antara berat badan lahir dengan kejadian bayi HIV (OR=1.09 CI 95%=0.19-6.05, p=0.924). Ada hubungan positif sedang dan tidak signifikan antara prematuritas bayi dengan kejadian bayi HIV (OR=1.65 CI 95%=0.36-7.61, p=0.523). Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor risiko ibu, faktor risiko obstetrik, dan faktor risiko bayi dengan kejadian bayi HIV. Kata Kunci: Faktor risiko ibu, Faktor risiko obstetrik, Faktor risiko bayi, Bayi HIV.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RC Internal medicine
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 06 Apr 2017 16:57
    Last Modified: 06 Apr 2017 16:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33344

    Actions (login required)

    View Item