PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI METODE KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS II SDN 01 MALANGGATEN KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

WALADIYANTO, ROHMAWAN (2010) PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI METODE KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS II SDN 01 MALANGGATEN KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (878Kb)

    Abstract

    Pada zaman yang semakin maju ini, segala aspek kehidupan dituntut harus dapat bersaing dengan negara-negara lain agar tidak ketinggalan. Khususnya dalam bidang pendidikan harus terus bisa menambah pengetahuan-pengetahuan baru yang dilakukan sejak dini. Sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar alinea keempat yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka kita harus terus memperbaiki sistem pendidikan agar tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain. Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia dalam UUD 1945 Pasal 28 C. Pemerintah wajib menyediakan fasilitas guna memenuhi hak setiap warga negara Indonesia khususnya dalam bidang pendidikan melalui pengadaan satuan pendidikan dan fasilitas yang menunjang proses pembelajaran. Dengan adanya fasilitas yang baik diharapkan akan menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas bisa membangun dan memajukan Negara Indonesia. Di Sekolah Dasar, anak akan mendapat pengetahuan awal tentang bahasa dan berhitung. Khususnya dalam pengetahuan berbahasa sangat penting bagi anak pada usia dini. Dengan dikuasai pengetahuan tentang berbahasa yang baik dan benar, anak akan bisa berkomunikasi dengan orang lain. Pengetahuan berbahasa didapat siswa di sekolah dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Anak akan dibimbing dan dibina perkembangan dan pemerolehan bahasa yang dimiliki oleh masing-masing individu. Pada mata pelajaran bahasa Indonesia terdapat 4 aspek keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa sebagai dasar pembelajaran. Dasar pembelajaran bahasa Indonesia adalah pembelajaran keterampilan berbahasa yaitu keterampilan-keterampilan yang ditekankan pada keterampilan reseptif dan keterampilan produktif. Pembelajaran bahasa Indonesia Sekolah Dasar kelas I diawali dengan pembelajaran reseptif. Dengan demikian keterampilan produktif dapat ikut ditingkatkan. Empat aspek keterampilan berbahasa yang mencakup dalam pengajaran bahasa adalah : keterampilan menyimak (listening skill), keterampilan berbicara (speaking skill), keterampilan membaca (reading skill), keterampilan menulis (writing skill). Keempat keterampilan berbahasa di atas merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, tetapi hanya dapat dibedakan. Keterampilan yang satu bergantung dengan keterampilan yang lain.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Andika Setiawan
    Date Deposited: 13 Jul 2013 20:53
    Last Modified: 13 Jul 2013 20:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3331

    Actions (login required)

    View Item