KOMUNIKASI INTERPERSONAL GAY DALAM MENEMUKAN PASANGAN DARI HETEROSEKSUAL (Studi Kasus Komunikasi Interpersonal Gay dalam Memproduksi Pesan Verbal dan Nonverbal Untuk Menemukan Pasangan dari Heteroseksual di Kalangan Gay di Kota Bogor)

P, DOFA MAIRIKA P (2017) KOMUNIKASI INTERPERSONAL GAY DALAM MENEMUKAN PASANGAN DARI HETEROSEKSUAL (Studi Kasus Komunikasi Interpersonal Gay dalam Memproduksi Pesan Verbal dan Nonverbal Untuk Menemukan Pasangan dari Heteroseksual di Kalangan Gay di Kota Bogor). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1521Kb)

    Abstract

    Sejumlah lembaga survei independen dalam dan luar negeri menyebut, Indonesia memiliki populasi 3% LGBT. Dengan kata lain, dari 250 juta penduduk Indonesia, sekitar 7,5 jutanya adalah LGBT. Berarti dari 100 orang yang berkumpul di suatu tempat, 3 di antaranya memungkinkan mereka adalah LGBT. Indonesia menjadi negara kelima terbesar di dunia dalam menyumbang penyebaran LGBT atau lesbi, gay, biseksual, dan trangender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis komunikasi interpersonal gay dalam memproduksi pesan verbal dan nonverbal untuk menjalin relationship dengan pria heteroseksual di kalangan gay di Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 9 orang narasumber secara purposif, observasi dan studi kepustakan. Triangulasi sumber digunakan dalam menguji validitas data. Terdapat tiga tahapan dalam relationship yaitu tahap pembentukan, pemeliharaan dan dinamika hubungan. Berdasarkan perilaku gay di Kota Bogor dalam memproduksi pesan yaitu (1) menunjukkan ekpresi diri seperti merasa senang bermain dengan anak perempuan, sering melakukan curahan hati dengan lelaki heteroseksual, dan mendapatkan perhatian, (2) berperilaku berdasarkan aturan, seperti lebih suka memilih lelaki heteroseksual, tidak menggunakan bahasa gay, dan dapat menjaga cara berpakaian, dan (3) proses mengubah situasi ditandai dengan membahas tentang seks, mengirimkan emoticon berupa gambar pelukan dan menunjukkan perilaku romantis untuk mengubah situasi yang sebelumnya terjadi masalah. Pada tahap relationship; (1) membangun hubungan, yaitu: adanya perkenalan diri, saling menatap dan saling mengirimkan emoticon (2) memelihara hubungan, yaitu: mengucapkan “I Love You”, berpakaian yang tidak berlebihan. mengucapkan “Miss You”, dan sering menggunakan video call, dan (3) Dalam dinamika hubungan tentunya terdapat masalah dan ada penyelesaian masalah. Masalah seperti jarang memanggil dengan kata “sayang”, terkadang melakukan tindakan fisik (memukul/menampar), berbahasa kasar dan jarang mengirimkan emoticon positif. Penyelesaian masalah; menyampaikan permohonan maaf, memberikan perhatian yang lebih, sering menelepon, tidak membalas pesan dengan singkat dan mengirimkan emoticon positif. Kata Kunci : komunikasi interpersonal, gay, relationship, pesan verbal dan nonverbal

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
    H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 05 Apr 2017 19:08
    Last Modified: 05 Apr 2017 19:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33279

    Actions (login required)

    View Item