EFEK ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) TERHADAP CACING Ascaris suum Goeze SECARA IN VITRO

Ramadhani, Asri Kurnia (2017) EFEK ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) TERHADAP CACING Ascaris suum Goeze SECARA IN VITRO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (670Kb)

    Abstract

    ASRI KURNIA RAMADHANI, G0013045, 2016. Efek Antelmintik Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) terhadap Cacing Ascaris suum Goeze secara In Vitro. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pendahuluan: Askariasis merupakan penyakit investasi cacing dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Beberapa tahun terakhir, askariaris diberantas dengan menggunakan obat antelmintik yang memiliki beberapa kelemahan. Jahe merah (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) mengandung gingerol, shogaol, tanin dan saponin yang memiliki efek antelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya efek antelmintik ekstrak etanol rimpang jahe merah (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) terhadap cacing Ascaris suum Goeze secara in vitro. Metode: Penelitian ini berupa eksperimental kuasi dengan rancangan posttest only controlled group design. Sampel yang digunakan adalah cacing Ascaris suum Goeze dewasa berukuran 15-30 cm yang bergerak aktif. Sampel dibagi dalam 8 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 cacing. Kelompok kontrol negatif (KKN) menggunakan larutan NaCl 0,9%, kelompok kontrol positif (KKP) menggunakan pyrantel pamoate 2,5 mg/ml, kelompok perlakuan terdiri dari ekstrak konsentrasi 30 mg/ml (KP1), 40 mg/ml (KP2), 50 mg/ml (KP3), 60 mg/ml (KP4), 70 mg/ml (KP5) dan 80 mg/ml (KP6). Cacing direndam dalam 50 ml larutan uji dan diinkubasi pada suhu 37°C. Pengamatan dilakukan tiap 1 jam hingga semua cacing dalam kelompok mati. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji post hoc Mann-Whitney. Hasil: Rerata waktu kematian Ascaris suum Goeze dalam KKN adalah 107,75 jam, KKP 1 jam, KP1, KP2, KP3, KP4, KP5 dan KP6 berturut-turut selama 21,25 jam, 19,75 jam, 17,75 jam, 16,25 jam, 14 jam dan 11 jam. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan bermakna pada minimal dua kelompok dalam penelitian (p<0,05). Uji post hoc Mann-Whitney menunjukkan sebagian besar kelompok pada penelitian ini memiliki perbedaan rerata waktu kematian cacing yang signifikan (p>0,05) kecuali antara KP1 dengan KP2 serta KP3 dengan KP4. Kesimpulan: Ekstrak etanol rimpang jahe merah (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) memiliki efek antelmintik terhadap cacing Ascaris suum Goeze secara in vitro. Kata Kunci: Ekstrak etanol rimpang jahe merah, Ascaris suum Goeze

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Figur Hisnu Aslam
    Date Deposited: 04 Apr 2017 16:45
    Last Modified: 04 Apr 2017 16:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33164

    Actions (login required)

    View Item