Gambaran Reseptivitas Endometrium pada penderita Endometriosis (Studi perbedaan ekspresi leptin dan TGF-Beta 1 pada penderita endometriosis dan normal)

RAHARJA, FAJAR ALAM SUKMA (2017) Gambaran Reseptivitas Endometrium pada penderita Endometriosis (Studi perbedaan ekspresi leptin dan TGF-Beta 1 pada penderita endometriosis dan normal). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1942Kb)

    Abstract

    Fajar Alam, 2017. Tesis. GAMBARAN RESEPTIVITAS ENDOMETRIUM PADA PENDERITA ENDOMETRIOSIS (STUDI PERBEDAAN EKSPRESI LEPTIN DAN TUMOR GROWTH FACTOR BETA 1 ( TGF-BETA 1) PADA PENDERITA ENDOMETRIOSIS DAN NORMAL) Supervisor I: Prof. Dr. Tedjo Danudjo Oepomo, dr., SpOG (K) II: Dr. Uki Retno Budihastuti, dr.Sp.OG (K). Program Studi Magister Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. GAMBARAN RESEPTIVITAS ENDOMETRIUM PADA PENDERITA ENDOMETRIOSIS ( STUDI PERBEDAAN EKSPRESI LEPTIN DAN TGF-BETA 1 PADA PENDERITA ENDOMETRIOSIS DAN NORMAL ) Fajar Alam, Tedjo Danujo, Uki Retno Abstrak Tujuan : Mengkaji gangguan reseptivitas endometrium pasien endometriosis yang berhubungan dengan penurunan reseptivitas endometrium pada fase sekresi. Implantasi embryo memerlukan proses yang harmonis yaitu pada proses blastokist-endometrial dialog dimana Leptin dan TGF- Beta 1 yang ada di endometrium sangat mempengaruhi keberhasilan implantasi. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan metode case-control (retrospektif) dengan Variable terikat adalah endometriosis, dan reseptivitas endometrium yang diukur pada saat diagnosis endometriosis ditegakan berdasarkan pemeriksaan klinik dan laparaskopik. Kelompok kontrol adalah pasien normal. Variabel bebas adalah ekspresi Leptin dan TGF Beta 1. Sampel penelitian adalah pasien endometriosis yang menjalani laparaskopi dan pasien normal dengan masing-masing sampel sejumlah 30 pasien. Hasil : Penelitian ini memperlihatkan adanya perbedaan bermakna ekspresi Leptin dan TGF-B 1 pada pasien endometriosis yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan nilai OR=30.333; CI 95%=10.686-49.981; p<0,05 untuk Leptin dan with OR=25.333; CI 95%=5.433-45.234; p<0,013 untuk TGF-B 1. H a l s e r u p a t e r j a d i t a t k a l a d i l a k u k a n a n a l i s i s b i v a r i a t d a n m u l t i v a r i a t d e n g a n m e n g g u n a k a n v a r i a b l e l u a r , L e p t i n m a s i h t e t a p m e n u n j u k k a n h u b u n g a n y a n g b e r m a k n a . Peran Leptin sebagai biomarker dalam implantasi terlihat pada sekresi dimana ekspresi Leptin meningkat pada saat window of implantation yang berakibat gangguan pada proses implantasi embrio ke dinding endometrium. Kesimpulan : Peningkatan ekpresi Leptin dan TGF-Beta 1 pada penderita endometriosis dibandingkan dengan kelompok normal, dan secara statistik bermakna. Ekspresi Leptin dan TGF- Beta 1 yang tinggi pada penderita endometriosis ini menyebabkan terganggunya reseptivitas endometrium yang akan menurunkan angka keberhasilan implantasi embrio.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Pasca Sarjana
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 03 Apr 2017 20:19
    Last Modified: 03 Apr 2017 20:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33110

    Actions (login required)

    View Item