Efek Air Rebusan Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Terhadap Struktur Histologis Lambung Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Aspirin

Alfinda, Tita Nur (2017) Efek Air Rebusan Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Terhadap Struktur Histologis Lambung Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Aspirin. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (743Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Air rebusan sarang semut mengandung flavonoid dan tanin yang dapat melindungi mukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air rebusan sarang semut dapat memperbaiki kerusakan lambung mencit yang dipapar oleh aspirin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik the post test only control group design. Sampel 30 mencit dibagi secara random menjadi 5 kelompok yaitu : Kn (diberi akuades 14 hari), K- (diberi aspirin 7 hari pertama dan akuades 7 hari berikutnya), K+ (diberi aspirin 7 hari pertama dan simetidin 2,08 mg/20g BB 7 hari berikutnya), KP1 dan KP2 (diberi aspirin 7 hari pertama kemudian air rebusan sarang semut 0,48 ml/20g BB dan 0,72 ml/20g BB 7 hari berikutnya). Aspirin diberikan dengan dosis 12,6 mg/20g BB. Pada hari ke-15 mencit dikorbankan dan lambung diambil untuk dibuat preparat dengan metode blok parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Parameter penelitian adalah tingkat kerusakan lambung secara mikroskopis yaitu : skor 0 (normal), skor 1 (kerusakan lambung sedang) dan skor 2 (kerusakan lambung berat). Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan Mann-Whitney. Batas kemaknaan adalah p <0,05. Hasil: Persentase tertinggi kerusakan berat pada lambung mencit terdapat pada kelompok K- (88,9%). Persentase menurun pada kelompok lain yaitu Kn (0%), K+ (22,2%), KP1 (25,9%) dan KP2 (22,2%). Hasil uji Kruskal-Wallis diperoleh perbedaan yang bermakna di antara kelima kelompok sampel (p= 0,000). Pada uji Mann-Whitney didapatkan perbedaan bermakna antara kelompok Kn – K-, Kn – K+, Kn – KP1, Kn – KP2, K- – K+, K- – KP1, serta K- – KP2. Sedangkan perbedaan yang tidak bermakna antara kelompok K+ – KP1, K+ – KP2, serta KP1 dan KP2. Simpulan: Air rebusan sarang semut (Myrmecodia pendens) memberikan efek perbaikan/terapi terhadap kerusakan histologis lambung mencit (Mus musculus) yang diinduksi aspirin. Kata kunci: Sarang semut, aspirin, lambung.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Luthfi Syam
    Date Deposited: 03 Apr 2017 16:29
    Last Modified: 03 Apr 2017 16:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33078

    Actions (login required)

    View Item