PENGEMBANGAN MODUL FISIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK SISWA SMA/MA KELAS XI

DARMAJA, HENDRA (2017) PENGEMBANGAN MODUL FISIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK SISWA SMA/MA KELAS XI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (252Kb)

    Abstract

    Hendra Darmaja. 2017. Pengembangan Modul Fisika Model Problem Based Learning (PBL) pada Materi Pemanasan Global untuk Siswa SMA/MA Kelas XI. Tesis. Pembimbing: Prof. Dra. Suparmi, M.A. Ph.D. Kopembimbing: Dr. Sarwanto, M.Si. Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Keberadaan modul fisika SMA yang mengaitkan konsep sains dan teknologi serta dampaknya ke masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, mengukur kelayakan, dan mengukur efektifitas atau hasil belajar siswa pada penggunaan modul Fisika berbasis problem based learning (PBL) pada materi pemanasan global. Penelitian dan pengembangan modul Fisika model Problem Based Learning (PBL) ini menggunakan tahap pengembangan yang dikembangkan oleh Thiagarajan yaitu tahap pengembangan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan penyebaran (Disseminate). Modul yang sudah melalui tahap validasi ahli, guru, dan teman sejawat kemudian diujicobakan secara terbatas dan secara luas kepada 29 siswa. Hasil analisis data penelitian menunjukkan: 1) karakteristik pada modul pertama kegiatan belajar pada modul menggunakan model problem based learning (PBL) yang mendukung aspek pengembangan kreativitas siswa serta mendukung kurikulum 2013, kedua modul dikembangkan dengan menggunakan model 4D (define, design, develop, and disseminate), ketiga materi pembelajaran dikemas untuk memudahkan belajar secara tuntas, keempat modul menyajikan jendela fisika dilengkapi dengan wab yang akan diakses untuk mendukung pengetahuan siswa; 2) kelayakan modul dilihat dari penilaian dosen ahli, guru fisika, teman sejawat yang memiliki nilai rata-rata di atas nilai cut off score (92,5% > 85%). 3) efektivitas penggunaan modul Fisika SMA model problem based learning (PBL) pada materi pemanasan global dapat meningkatkan hasil belajar siswa, rata-rata nilai kognitif siswa adalah 84,06 melebihi nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 75 dengan kategori tuntas. Hasil belajar siswa ranah afektif mengalami peningkatan setiap pertemuan dengan nilai rata-rata pertemuan pertama adalah 66,38 meningkat pada pertemuan kedua adalah 81,90. Hasil belajar siswa ranah psikomotor meningkat dari pertemuan pertama adalah 82,76 meningkat menjadi 90,09 pada pertemuan kedua. Kata kunci: pemanasan global, pengembangan modul, modul fisika, modul problem based learning (PBL), hasil belajar.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 03 Apr 2017 14:37
    Last Modified: 03 Apr 2017 14:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/33064

    Actions (login required)

    View Item