Pengaruh penyuluhan dan pendampingan pemberian ASI ekslusif terhadap status gizi bayi usia 2-6 Bulan di Kabupaten Sragen

NINGSIH, SUYATI (2017) Pengaruh penyuluhan dan pendampingan pemberian ASI ekslusif terhadap status gizi bayi usia 2-6 Bulan di Kabupaten Sragen. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (216Kb)

    Abstract

    Suyati Ningsih. S531408054. 2016. Pengaruh Penyuluhan dan Pendampingan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Status Gizi Bayi di Kabupaten Sragen. TESIS. Pembimbing I : Prof. Dr. Harsono Salimo. Dr,Sp.A(K) II : Dr. Adi Prayitno, drg, M.kes Program Studi Ilmu Gizi, Pascasarjana,Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Latar Belakang: Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi tanpa diberi makanan dan minuman lain sejak dari lahir sampai 6 bulan. Menyusui sejak dini mempunyai dampak yang positif baik bagi ibu maupun bayinya. ASI yang diberikan oleh ibu dapat menunjang pertumbuhan, kesehatan dan kelangsungan hidup bayi karena ASI kaya dengan zat gizi dan antibodi. Cara untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif adalah dengan penyuluhan dan pendampingan. Penyuluhan dan pendampingan pemberian ASI eksklusif merupakan pendekatan edukatif untuk menjamin kelangsungan pemberian ASI kepada bayi mulai kelahiran sampai 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penyuluhan dan pendampingan pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi bayi di Kabupaten Sragen. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian yang dipakai Eksperimental dengan Postest Design yang menggunakan tiga kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah bayi usia 0-6 bulan yang tinggal di Puskesmas Masaran II dan Puskesmas Ngrampal. Data pengetahuan dan sikap ibu dikumpulkan dengan kuesioner. Data status gizi bayi diperoleh dari data sekunder dari Puskesmas. Hasil: Pada kelompok perlakuan penyuluhan terdapat perubahan status gizi yaitu sebelum perlakuan terdapat 25(86,2%) bayi berstatus gizi baik dan setelah perlakuan menjadi 27(93,1%) bayi berstatus gizi baik. Kelompok yang diberikan perlakuan memberikan beda pengaruh pada peningkatan pengetahuan ibu(p=0,000), sikap ibu(p=0,000), dan status gizi bayi(p=0,025). Terdapat pengaruh pengetahuan terhadap status gizi bayi (p=0,048). Kesimpulan: Pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif memberikan pengaruh yang positif terhadap peningkatan status gizi bayi. Disarankan agar Petugas kesehatan hendaknya secara rutin memberikan penyuluhan yang disertai pendampingan pemberian ASI terkait gizi untuk bayi lewat ASI maupun gizi untuk ibu menyusui untuk menekan terjadinya status gizi tidak normal. Kata kunci: penyuluhan, pendampingan, status gizi bayi, ibu menyusui Suyati Ningsih. S531408054. 2016. Effect of Exclusive Breastfeeding’s Counseling And Mentoring to Nutritional Status of Infants Aged 2-6 Months in the District of Sragen. Thesis. Pricipal Advisor : Prof. Dr. Harsono Salimo. Dr,Sp.A(K), co-advisor : Dr. Adi Prayitno, drg, M.kes. The Graduate Program In Nutrition Science, Sebelas Maret University, Surakarta, 2016. ABSTRACT Background : Exclusive breastfeeding is breastfeeding only to babies without being given food and other beverages since from birth to 6 months. Early breastfeeding has a positive impact for both mother and baby. Exclusive breastfeeding from mother can support the growth, health and survival of infants because exclusive breastfeeding is rich in nutrients and antibodies. method to improve the knowledge and attitudes of mothers in exclusive breastfeeding is the counseling and mentoring services. counseling and mentoring services of exclusive breastfeeding is an educative approach to ensure continuity of breastfeeding to infants ranging from birth to 6 months. The purpose of this study to analyze the effect of exclusive breastfeeding’s counseling and mentoring to nutritional status of infants aged 2-6 months in the District of Sragen. Methode : This research was a quantitative research, research design used posttest design experiments with using of three treatment groups and one control group. This study population were infants aged 0-6 months were obtained from Puskesmas Masaran II and Puskesmas Ngrampal. Data of nutritional status of infant were collected from secondary data of Puskesmas. Result : In the treatment group counseling that there are changes in nutritional status before treatment there are 25 (86.2%) infants nourished and after treatment to 27 (93.1%) infants nourished. The group that was given the treatment gives different effect on increasing the knowledge of mothers (p = 0.000), attitude of mothers (p = 0.000), and the nutritional status of infants (p = 0.025). Conclusion : Exclusive breast-feedings knowledge of mothers have a positive influence on the improvement of the nutritional status for infants. It is recommended that health centers should regularly provide counseling accompanied mentoring exclusive breastfeeding for infants and nutrition for breastfeedings mothers to suppress the occurrence of malnutrition to infant. Key words : counseling, mentoring, nutritional status of infants, nursing mothers.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 31 Mar 2017 17:01
    Last Modified: 31 Mar 2017 17:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32984

    Actions (login required)

    View Item