KREATIVITAS GURU MATEMATIKA DALAM MENYUSUN SOAL RANAH KOGNITIF DITINJAU DARI PENGALAMAN KERJA

KARTIKASARI, MERISA (2017) KREATIVITAS GURU MATEMATIKA DALAM MENYUSUN SOAL RANAH KOGNITIF DITINJAU DARI PENGALAMAN KERJA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1050Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) tingkatan soal ranah kognitif yang disusun guru SMA yang ditinjau dari pengalaman kerja guru dan 2) mendeskripsikan kreativitas guru SMA dalam menyusun soal matematika ditinjau dari pengalaman kerja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah lima guru matematika SMA N 1 Cawas. Subjek penelitian dikelompokkan berdasarkan pengalaman kerjanya yaitu subjek guru senior dan guru pemula. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kajian dokumen, wawancara, dan angket. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan model analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini memiliki dua kesimpulan sebagai berikut. 1) Pada tingkatan mengingat, kedua subjek mengkombinasikan tingkatan mengingat dengan tingkatan aplikasi. Pada tingkatan mengerti, soal yang disusun subjek guru senior menuntut keterampilan siswa untuk dapat mengubah soal ke bentuk lain, sedangkan subjek guru pemula hanya seputar pemahaman konsep dan rumus. Soal yang disusun subjek guru senior tidak dapat diselesaikan langsung, melainkan harus diubah sesuai konteks soal, sedangkan soal yang disusun subjek guru pemula dapat langsung diselesaikan pada tingkatan aplikasinya. Tingkatan menganalisis yang disusun subjek guru senior mengenai pemecahan masalah logaritma, polinomial dalam bentuk aljabar, dan mengenai pembuktian suatu pernyataan. Sebagian besar soal yang disusun kedua subjek merupakan soal dengan tingkatan aplikasi. 2) Pada aspek fluency, subjek guru senior lebih menekankan pada kualitas soal sedangkan subjek guru pemula lebih unggul pada kuantitas soal. Pada aspek flexibility, kedua kategori subjek sama-sama menyusun soal tertutup. Pada aspek originality, kedua kategori subjek sama-sama memodifikasi soal dari buku. Pada aspek elaborasi, kedua kategori subjek rata-rata menyusun soal dengan tingkatan aplikasi. Pada aspek sensitivity to problem, subjek guru senior bertujuan menyiapkan peserta didiknya untuk siap menghadapai soal UN dan ujian masuk perguruan tinggi, sedangkan subjek guru pemula hanya sekedar untuk mengetahui kemampuan pemahaman siswa. Subjek guru senior maupun guru pemula termasuk kategori kreatif dalam menyusun soal. Kata kunci: kreativitas guru, ranah kognitif, pengalaman kerja.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Figur Hisnu Aslam
    Date Deposited: 30 Mar 2017 15:41
    Last Modified: 30 Mar 2017 15:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32894

    Actions (login required)

    View Item