Penapisan Fitokimia Indonesia sebagai Agonis Reseptor Glucagon-Like Peptide-1 In Silico pada Diabetes Melitus Tipe-2

, HUMAMUDDIN (2017) Penapisan Fitokimia Indonesia sebagai Agonis Reseptor Glucagon-Like Peptide-1 In Silico pada Diabetes Melitus Tipe-2. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (422Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Prevalensi diabetes melitus (DM) terus meningkat di dunia, sedangkan terapi DM menggunakan obat oral antidiabetik (OAD) belum efektif. Agonis GLP-1R merupakan obat DM yang banyak dikembangkan karena dapat menurunkan kadar gula darah tanpa efek hipoglikemia. Namun, agonis GLP-1R memiliki efek samping berat seperti pankreatitis, kanker tiroid, dan kanker pankreas. Indonesia memiliki 9.600 spesies tanaman yang beberapa diantaranya memiliki efek farmakologis sehingga berpotensi dikembangkan sebagai obat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fitokimia Indonesia yang memiliki aktivitas sebagai agonis GLP-1R secara in silico. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian bioinformatika. Sampel penelitian berupa 517 senyawa herbal di Indonesia yang memenuhi kriteria Lipinski dari total 6.776 senyawa aktif pada database HerbalDB. Senyawa standar yang digunakan adalah potongan residu Exendin-4. Struktur Exendin-4 yang berikatan dengan GLP-1R diperoleh dari Protein Data Bank dengan kode: 3C5T. Validasi potongan Exendin-4 dengan GLP-1R dilakukan untuk mendapatkan skor docking dan lokasi ikatannya pada GLP-1R. Molecular docking antara senyawa fitokimia dengan GLP-1R dilakukan dengan Autodock Vina 1.1.2. Visualisasi hasil docking dilakukan dengan Pymol 1.7.4. Kandidat agonis GLP-1R dianalisis berdasarkan skor docking, kesamaan lokasi ikatan dan kriteria Lipinski’s rule of five. Hasil Penelitian: Weighteone dan Eupatorin merupakan 2 fitokimia terpilih yang paling berpotensi menjadi agonis GLP-1R berdasarkan analisis skor docking dan kesamaan lokasi ikatan dengan potongan Exendin-4. Weighteone dan Eupatorin berikatan pada Glu68, Glu127, dan Glu128 GLP-1R. Weighteone mempunyai skor docking -5,12 kkal/mol, -6,22 kkal/mol, dan -3,88 kkal/mol lebih rendah dibandingkan potongan Exendin-4. Sedangkan Eupatorin mempunyai skor docking -5,02 kkal/mol, -6 kkal/mol, dan -3,58 kkal/mol lebih rendah dibandingkan potongan Exendin-4. Simpulan: Weighteone dan Eupatorin merupakan fitokimia Indonesia yang berpotensi menjadi agonis GLP-1R in silico. Diperlukan penelitian dengan metode Molecular Dynamics Simulation (MDS) untuk memvalidasi hasil penelitian ini dan penelitian in vitro untuk menguji aktivitas fitokimia tersebut sebagai agonis GLP-1R. Kata kunci: Agonis GLP-1R, fitokimia Indonesia, molecular docking, diabetes melitus.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Figur Hisnu Aslam
    Date Deposited: 30 Mar 2017 15:16
    Last Modified: 30 Mar 2017 15:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32889

    Actions (login required)

    View Item