KOMUNIKASI INTERPERSONAL MEMBANGUN KEPERCAYAAN KOMUNITAS NEBENGERS MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Proses Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Kepercayaan )Pengguna Media Sosial Twitter @nebengers di Jakarta Tahun 2016 untuk Mencari Tumpangan atau Memberikan Tumpangan

WIDIANTI, MIRA ADITA (2017) KOMUNIKASI INTERPERSONAL MEMBANGUN KEPERCAYAAN KOMUNITAS NEBENGERS MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Proses Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Kepercayaan )Pengguna Media Sosial Twitter @nebengers di Jakarta Tahun 2016 untuk Mencari Tumpangan atau Memberikan Tumpangan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (737Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Mira Adita Widianti, D0212070, KOMUNIKASI INTERPERSONAL MEMBANGUN KEPERCAYAAN KOMUNITAS NEBENGERS MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Proses Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Kepercayaan Pengguna Media Sosial Twitter @nebengers di Jakarta Tahun 2016 untuk Mencari Tumpangan atau Memberikan Tumpangan) Berawal dari masalah kemacetan di Jakarta, komunitas nebengers berdiri untuk membantu masyarakat. Komunitas ini mengajak masyarakat untuk berbagi kendaraan dengan memberikan tumpangan atau menumpang dengan orang lain. Nebengers mulai bekerja melalui media sosial twitter. Mencari tumpangan atau memberikan tumpangan melalui media sosial. Tanpa saling mengenal dan hanya bertemu melalui media sosial, para anggota nebengers mau berbagi kendaraannya. Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi interpersonal yang terjadi dalam membangun kepercayaan melalui media sosial dalam mencari tumpangan atau memberikan tumpangan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Reduksi Ketidakpastian dari Berger dan Calabrese, serta mengikuti apa yang dijelaskan oleh Jalaluddin Rakhmat bahwa untuk menumbuhkan sikap percaya ada tiga faktor utama yaitu menerima, empati dan kejujuran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam sebagai sumber data utama dalam penelitian ini. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu anggota nebengers aktif yang berada di Jakarta. Jakarta merupakan daerah tempat sebagian besar komunitas nebengers aktif dan bekerja. Teknik purposive sampling terutama adalah convenience sampling. Analisa data yang digunakan yaitu teknik analisa data milik Robert K. Yin yaitu penjodohan pola. Penelitian ini berkesimpulan bahwa: (1) Dalam membangun kepercayaan antara pemberi tumpangan dan penumpang, para anggota nebengers mengikuti tiga faktor utama membangun kepercayaan yaitu menerima, empati, dan kejujuran. (2) Dalam memprediksikan bahwa seseorang tidak akan mengkhianati, dapat bekerja sama dengan baik dan dapat menumbuhkan kepercayaan individu pada individu lainnya lebih besar, mengikuti tiga tahap transaksi komunikasi yaitu, tahap masuk, tahap personal, dan tahap keluar. (3) Dalam rangka untuk mengambil informasi demi mengetahui calon penumpang atau pemberi tumpangan adalah orang yang dapat dipercaya, angggota nebengers melakukan strategi informasi pasif, aktif, dan interaktif. Kata Kunci: komunikasi interpersonal, media sosial, kepercayaan, studi kasus

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 30 Mar 2017 13:13
    Last Modified: 30 Mar 2017 13:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32849

    Actions (login required)

    View Item