Pengaruh Perbedaan Strata Posyandu dan Karakteristik Kader terhadap Prevalensi Balita Kurang Energi Protein dan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis di Kabupaten Wonosobo

BASUKI, UNTUNG (2017) Pengaruh Perbedaan Strata Posyandu dan Karakteristik Kader terhadap Prevalensi Balita Kurang Energi Protein dan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis di Kabupaten Wonosobo. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (159Kb)

    Abstract

    Latar Belakang : Masalah kurang gizi di Kabupaten Wonosobo masih cukup tinggi dan tersebar di semua posyandu sehingga menjadi salah satu daerah dengan masalah gizi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan strata posyandu dan karakteristik kader terhadap prevalensi balita KEP dan ibu hamil KEK agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi program peningkatan strata posyandu. Metode : Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 40 posyandu dengan tehnik proportional purposive sampling yang terdiri dari 10 posyandu strata pratama, 10 posyandu strata madya, 10 posyandu strata purnama dan 10 posyandu strata mandiri. Penimbangan berat badan dilakukan pada 1991 balita, pengukuran LILA dilakukan pada 106 ibu hamil dan wawancara 40 kader. Hasil penimbangan dianalisis dengan menggunakan WHO-Antrho 2005 dan diolah dengan uji statistik Regresi Logistik. Hasil : Ada pengaruh perbedaan strata posyandu dan karakteristik kader terhadap prevalensi balita KEP (ρ<0,05), ada pengaruh strata posyandu terhadap prevalensi balita KEP (ρ<0,05) sedangkan karakteristik kader tidak ada pengaruh terhadap prevalensi balita KEP (umur ρ>0,05; pendidikan ρ>0,05; lama kader ρ>0,05; pengetahuan ρ>0,05). Tidak ada pengaruh antara perbedaan strata posyandu dan karakteristik kader terhadap prevalensi ibu hamil KEK (ρ>0,05), tidak ada pengaruh perbedaan strata posyandu terhadap prevalensi ibu hamil KEK (ρ>0,05) dan tidak ada pengaruh karakteristik kader terhadap prevalensi ibu hamil KEK (umur ρ> 0,05; pendidikan ρ>0,05; lama kader ρ>0,05; pengetahuan ρ>0,05). Kesimpulan : Semakin tinggi strata posyandu semakin rendah prevalensi KEP dan KEK dan karakteristik kader pengetahuan baik, pendidikan lanjutan, kader lama dan usia tua lebih berpeluang mempunyai prevalensi KEP dan KEK lebih rendah. Kata kunci : strata posyandu, prevalensi balita KEP, prevalensi ibu hamil KEK

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: Adhika Pri Ardhana
    Date Deposited: 29 Mar 2017 23:09
    Last Modified: 29 Mar 2017 23:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32784

    Actions (login required)

    View Item