PEMERIKSAAN MASSA LIPOPROTEIN-ASSOCIATED PHOSPHOLIPASE A2 DAN C-REACTIVE PROTEIN SERUM SEBAGAI PETANDA EFEKTIFITAS PEMBERIAN N-ACETYLCYSTEINE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2

Luluando, dr, Osben Agus (2017) PEMERIKSAAN MASSA LIPOPROTEIN-ASSOCIATED PHOSPHOLIPASE A2 DAN C-REACTIVE PROTEIN SERUM SEBAGAI PETANDA EFEKTIFITAS PEMBERIAN N-ACETYLCYSTEINE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (145Kb)

    Abstract

    PEMERIKSAAN MASSA LIPOPROTEIN-ASSOCIATED PHOSPHOLIPASE A2 DAN C-REACTIVE PROTEIN SERUM SEBAGAI PETANDA EFEKTIFITAS PEMBERIAN N-ACETYLCYSTEINE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 Osben A. Luluando*, B. Rina A. Sidharta**, Dian Ariningrum** *PPDS Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta; **Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta Intisari Pendahuluan: N-acetylcysteine (NAC) adalah sumber grup Sulfhydryl di dalam sel, dapat memperbaiki fungsi endotel, mengurangi proses peradangan, mengikat radikal bebas, dan merangsang sintesis glutathione. Lipoprotein-associated phospholipase A2 (Lp-PLA2) merupakan penanda inflamasi vaskular dan dapat melihat kerentanan plak pada penyakit kardiovaskular. C-reactive protein (CRP) suatu protein fase akut, merupakan marker inflamasi yang diproduksi oleh hepatosit sebagai respon terhadap sitokin proinflamasi. Pada pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 terjadi hiperglikemia menyebabkan disfungsi endotel dan pembentukan lesi aterogenik yang dapat mengakibatkan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan menunjukkan peran massa Lp-PLA2 dan CRP serum sebagai indikator efektivitas pemberian terapi antioksidan NAC pada penderita DM tipe 2. Metode: Desain penelitian eksperimental klinis double blind randomized controlled trial, pada bulan Oktober 2016 sampai Januari 2017, lokasi RSDM di Surakarta. Perbedaan rerata antara kelompok NAC dan kelompok placebo pada pasien DM tipe 2 menggunakan independent t test bila data terdistribusi normal dan Mann Whitney bila data tidak terdistribusi normal. Beda rerata sebelum dan sesudah perlakuan dalam satu kelompok digunakan uji t berpasangan bila data terdistribusi normal dan menggunakan uji Wilcoxon bila data tidak terdistribusi normal. Hasil bermakna bila p<0,05 dengan interval kepercayaan (IK) 95 %. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kadar CRP serum dan massa Lp-PLA2 pada kelompok NAC sebelum dan sesudah perlakuan, dengan nilai p berturut-turut 0,031 dan 0,001. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian NAC terhadap massa Lp-PLA2 dan kadar CRP serum. Sebagai petanda efektifitas terapi NAC, massa Lp-PLA2 lebih baik dibandingkan kadar CRP serum pada pasien DM tipe 2. Kata Kunci: N-acetylcysteine, Lipoprotein-associated phospholipase A2, C-reactive protein, DM tipe 2

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Rina Dwi Setianingrum
    Date Deposited: 29 Mar 2017 13:29
    Last Modified: 29 Mar 2017 13:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32739

    Actions (login required)

    View Item