Pengaruh Jenis Kulit dan Frekuensi Pembersihan Wajah terhadap Timbulnya akne vulgaris pada Mahasiswa Kedokteran UNS”.

ISMIAULIA, VIDYA (2017) Pengaruh Jenis Kulit dan Frekuensi Pembersihan Wajah terhadap Timbulnya akne vulgaris pada Mahasiswa Kedokteran UNS”. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2057Kb)

    Abstract

    ABSTRAK VIDYA ISMIAULIA, G0013230, 2016. Pengaruh jenis kulit dan frekuensi pembersihan wajah terhadap kejadian akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Akne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit berupa peradangan kronis folikel pilosebasea. Akne vulgaris yang timbul akibat terjadinya peningkatan sebum pada kelenjar sebasea yang merupakan karakteristik dari kulit berminyak. Peningkatan sebum merupakan koloni yang bagus bagi bakteri P. acnes yang dapat menyebabkan inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara jenis kulit dan pembersihan wajah terhadap kejadian akne vulgaris. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal September - Oktober 2016 di Fakultas Kedokteran UNS. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Kedokteran UNS yang menderita akne vulgaris. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner jenis kulit (Baumann, 2014) dan pembersihan wajah oleh responden dan pemeriksaan dengan gambar klinis oleh dokter spesialis kulit dan kelamin melalui foto yang diambil menggunakan kamera DSLR. Variabel terikat adalah terjadinya derajat akne vulgaris, sedangkan variabel bebasnya adalah jenis kulit dan frekuensi pembersihan wajah. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan regresi linier ganda dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Hasil uji Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kejadian akne vulgaris berdasarkan jenis kulit dengan nilai p = 0,606 (p> 0,05). tidak terdapat perbedaan yang signifikan kejadian akne vulgaris berdasarkan frekuensi pembersihan wajah dengan nilai p = 0,074 (p> 0,05). Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kulit dan pembersihan wajah dengan kejadian akne vulgaris. Kata kunci : Akne vulgaris, jenis kulit, pembersihan wajah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RL Dermatology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 29 Mar 2017 10:19
    Last Modified: 29 Mar 2017 10:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32700

    Actions (login required)

    View Item