TELEVISI DAN BUDAYA POP (Studi Korelasi Terpaan Media Televisi, Status Ekonomi, Dan Tingkat Religiusitas Dengan Persepsi Terhadap Budaya Pop Di Kalangan Mahasiswa TELEVISI DAN BUDAYA POP Terpaan Media Televisi, Status Ekonomi, Dan Tingkat Religiusitas Dengan Persepsi Terhadap Budaya Pop Di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS)

N, Diyah Rachmawati (2009) TELEVISI DAN BUDAYA POP (Studi Korelasi Terpaan Media Televisi, Status Ekonomi, Dan Tingkat Religiusitas Dengan Persepsi Terhadap Budaya Pop Di Kalangan Mahasiswa TELEVISI DAN BUDAYA POP Terpaan Media Televisi, Status Ekonomi, Dan Tingkat Religiusitas Dengan Persepsi Terhadap Budaya Pop Di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS). Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (371Kb)

    Abstract

    Televisi mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk pendapat umum, pola pikir, perilaku, dan kepribadian seseorang. Acara televisi mengusung nilai-nilai tertentu, kemudian nilai-nilai tersebut diadopsi oleh khalayak dan menjadi budaya yang berkembang di masyarakat tersebut. Hal inilah yang dimaksud dengan budaya pop. Tinggi rendahnya status ekonomi mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir seseorang. Religiusitas adalah rasa keberagamaan. Orang yang beriman cenderung berperilaku lebih baik karena apa yang mereka kerjakan didasari oleh kerelaan dan kemuliaan Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan menggunakan kuesioner sebagai pengumpul data pokok. Hubungan antarvariabel ini dianalisis menggunakan studi/analisis korelasi. Dan tipe dari penelitian ini adalah penelitian pengujian hipotesa (explanatory research). Adapun hipotesa dari penelitian ini adalah : Adanya hubungan terpaan media televisi dengan persepsi terhadap budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS; Adanya hubungan status ekonomi dengan persepsi terhadap budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS; Adanya hubungan tingkat religiusitas dengan persepsi terhadap budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS, baik reguler maupun non reguler, yang berjumlah 760 orang. Menurut Prof. Dr. Suharsimi Arikunto, apabila subyeknya lebih dari 100 maka dapat diambil antara 10%-15% atau 20%-25% dari jumlah populasi. Penelitian ini mengambil sampel 15% dari jumlah populasi, yaitu 15% x 760 orang = 114 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengambilan sampel secara acak yang distratifikasi (stratified proportional random sampling). Pengujian hubungan antarvariabel dalam hipotesa penelitian ini menggunakan rumus chi square. Adapun hasil pengujian hipotesanya adalah dua dari tiga hipotesa tersebut terbukti, yaitu adanya hubungan terpaan media televisi dengan persepsi terhadap budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS dengan nilai χ 2 hitung = 13,95 dan adanya hubungan tingkat religiusitas dengan persepsi budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS dengan nilai χ 2 hitung = 9,99. Sedangkan, ada satu hipotesa yang ditolak, yaitu tidak terdapat hubungan antara status ekonomi dengan persepsi terhadap budaya pop di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS dengan nilai χ 2 hitung = 4,45. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah sebaiknya menggunakan multiple research, yaitu perpaduan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang valid.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 13 Jul 2013 19:45
    Last Modified: 13 Jul 2013 19:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3267

    Actions (login required)

    View Item