FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERPANJANG LENGTH OF STAY PASIEN ACUTE COMPARTMENT SYNDROME

L, MUHAMMAD SALSABIL (2017) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERPANJANG LENGTH OF STAY PASIEN ACUTE COMPARTMENT SYNDROME. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2531Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Salsabil Lasarik, G.0013162, 2016. Faktor-faktor yang memperpanjang length of stay pasien acute compartment syndrome. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Permasalahan muskuloskleteal merupakan suatu permasalah serius yang dapat menyebabkan keterbatasan fungsional individu. Permasalahan muskuloskeletal menyumbang 40% permasalahan kronis. Salah satu permasalahan muskuloskeletal adalah acute compartment syndrome, yaitu peningkatan tekanan intrakompartmen yang dapat menyebabkan gangguan perfusi jaringan dan selanjutnya mengakibatkan kematian jaringan. Acute compartment syndrome terbanyak disebabkan oleh fraktur. Penyebab lain antara lain luka bakar, gigitan ular, trauma vaskular, penggunaan obat-obatan, dan pembebatan berlebihan. Fasiotomi adalah tindakan operatif untuk mengurangi tekanan kompartmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memperpanjang length of stay pasien acute compartment syndrome. Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cohort retrospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling bersumber rekam medis pasien acute compartment syndrome pada periode Januari 2013 - Oktober 2016. Ditemukan 13 pasien dengan acute compartment syndrome. Data yang ditemukan kemudian dilakukan analisis bivariat Spearman . Hasil : Rerata lama rawat inap adala 35.85±8.73. Hubungan lama rawat inap dengan berbagai variabel adalah sebagai berikut : variabel jeda waktu (r = -0.032, p = 0.146), jenis kelamin (r = 0.306, p = 0.167), usia saat admisi (r = 591, p = 0.022), hemoglobin (r = -0.144, p = 0.328), hematokrit (r = -0.570, p = 0.026), leukosit (r = 0.039, p = 0.453), trombosit (r = 0.21, p = 0.256), dan eritrosit (r = -0.356, p = 0.128). Simpulan : Variabel yang berpengaruh dan bermakna secara statistik adalah usia saat admisi. Semakin tua usia pasien acute compartment syndrome semakin lama rawat inapnya (r = 591, p = 0.022) Kata kunci : Acute Compartment Syndrome, faktor risiko, length of stay,

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 27 Mar 2017 12:31
    Last Modified: 27 Mar 2017 12:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32629

    Actions (login required)

    View Item