Eksil Politik 1965 dalam Perspektif Hukum Pengungsi Internasional dan Kebebasan Politik-Konstitusional

FAISAL, MUHAMMAD (2017) Eksil Politik 1965 dalam Perspektif Hukum Pengungsi Internasional dan Kebebasan Politik-Konstitusional. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (304Kb)

    Abstract

    Penelitian ini memfokuskan pada keberadaan eksil politik 1965 yang berada di luar negeri di mana kemunculan mereka terjadi akibat problematika dalam negeri pada waktu itu yang mencapai titik klimaks. Awalnya mereka dikirim untuk menjadi delegasi Indonesia namun justru berujung ketidakmampuan para eksil untuk kembali pulang ke tanah air. Dari permasalahan itu, penulis menganalisa posisi eksil politik dalam dua perspektif. Pertama, dalam perspektif hukum pengungsi internasional dengan kedua instrumennya yakni Konvensi Wina 1951 serta Protokol 1967. Kemudian, yang kedua menggunakan perspektif kebebasan hak politik-konstitusional. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif bersifat deskriptif. Jenis data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan serta instrument penelitian berupa Konvensi 1951 dan Protokol tambahan 1967, selanjutnya teknis analisis yang digunakan adalah analisa bahan hukum. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan eksil sesuai dengan definisi pengungsi berdasarkan Konvensi Wina 1951 dan Protokol 1967. Di samping itu, akibat dari kebijakan pemerintah di masa lampau membuat pemenuhan hak politik-konstitusional eksil sebagai warga Negara belum terpenuhi secara baik sesuai Undang-Undang Dasar 1945.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 27 Mar 2017 12:30
    Last Modified: 27 Mar 2017 12:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32627

    Actions (login required)

    View Item