Perbandingan Efek Air Alkali dengan Metformin Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Model Diabetes

ABDURAHIM, GHANI (2017) Perbandingan Efek Air Alkali dengan Metformin Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Model Diabetes. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (403Kb)

    Abstract

    Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Indonesia menempati peringkat tujuh dari sepuluh negara dengan penderita diabetes terbanyak didunia. Pada kondisi diabetes, terjadi stres oksidatif dan peningkatan kadar glukosa darah. Tingginya prevalensi diabetes dan biaya pengobatan yang mahal mendorong pengembangan pengobatan alternatif, salah satunya air alkali. Air alkali dengan pH>7 bersifat antioksidan dan terbukti menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan ambilan glukosa. Merformin merupakan obat pilihan pertama pada diabetes tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek air alkali dengan metformin terhadap kadar glukosa darah tikus model diabetes. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan pre and post test controlled-group design. Sampel berupa 24 tikus Wistar albino jantan berusia 2 bulan dengan berat 180-200 g. Tikus diinduksi aloksan dosis 155 mg/kgBB pada hari pertama, kemudian dibagi 4 kelompok secara acak dengan perlakuan yang berbeda, yaitu kontrol negatif (K-) diberi akuades, kontrol positif (K+) metformin 9mg/200gBB, air alkali 1 (Alk1) dosis 23 ml, dan air alkali 2 (Alk2) dosis 46 ml. Perlakuan diberikan dari hari kelima sampai dengan hari ketujuh. Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan 3 kali, yakni sebelum induksi aloksan, setelah induksi aloksan dan setelah perlakuan. Data dianalisis dengan uji repeated measures ANOVA (α = 0,05) dilanjutkan dengan Multiple Comparisons LSD (α = 0,05). Hasil: Rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok K-, K+, Alk1, Alk2 secara berurutan (dalam mg/dl) yakni 242,33±50,06; 67,83±12,90; 71,83±8,37; 70,83±9,72. Hasil uji Repeated ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan kadar glukosa darah yang signifikan (p=0,000). Hasil uji LSD menunjukkan adanya perbedaan rata-rata penurunan kadar glukosa darah yang signifikan (p=0,000) antara kelompok K- dengan K+, K- dengan Alk1, K- dengan Alk2, dan tidak signifikan antara kelompok K+ dengan Alk1 (p=0,536) maupun K+ dengan Alk2 (p=0,280). Kesimpulan: Efek air alkali terhadap glukosa darah tikus model diabetes sebanding dengan metformin

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 27 Mar 2017 12:11
    Last Modified: 27 Mar 2017 12:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32616

    Actions (login required)

    View Item