ANALISIS UNJUK KERJA MAGNETORHEOLOGICAL BRAKE TIPE SERPENTINE FLUX

WIBOWO, ARIS (2017) ANALISIS UNJUK KERJA MAGNETORHEOLOGICAL BRAKE TIPE SERPENTINE FLUX. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (389Kb)

    Abstract

    Penelitian ini fokus pada perhitungan torsi yang mampu dicapai oleh Magnetorheological Brake (MRB) tipe serpentine flux. MRB tipe serpentine ini telah diaplikasikan sebagai sistem pengereman pada alat rehabilitasi medis paska stroke yang dikembangkan oleh UTM. Berdasarkan prototipe yang sudah ada, torsi pengereman yang mampu dihasilkan MRB tipe serpentine ini belum cukup untuk perangkat rehabilitasi kaki jatuh pada pasien post-stroke. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi performa pengereman dari prototipe MRB tipe serpentine berdasarkan parameter desain yang sudah ada. Evaluasi performa pengereman MRB tipe serpentine dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain: simulasi sirkuit magnet, pembuatan model matematis, dan perhitungan torsi. Sirkuit magnet pada MRB disimulasikan dengan menggunakan software finite element method magnetic (FEMM). Proses simulasi dilakukan dengan variasi arus sebesar 0 sampai 2 A dan rentang kenaikan arus sebesar 0,1 A. Performa pengereman dikalkulasi dengan menurunkan persamaan matematika berdasarkan parameter desain awal. Hasil simulasi magnetik yang berupa nilai fluks magnet pada fluida MR diintegrasikan dalam persamaan matematis untuk menghitung torsi MRB. Berdasarkan dimensi awal, MRB tipe serpentine, torsi pengereman yang mampu dicapai pada arus 2 A adalah 0,260 Nm. Hasil prediksi nilai torsi MRB tipe serpentine flux berdasarkan dimensi yang bersesuaian dengan prototipe telah dibandingkan dengan hasil eksperimen yang dilakukan oleh UTM. Secara umum, tren kurva prediksi dan eksperimen hampir sama dengan perbedaan kuantitas yang dapat dimengerti. Sehingga, persamaan matematis yang telah dibangun dapat digunakan untuk acuan desain MRB agar menghasilkan kinerja pengereman yang lebih baik. Nilai torsi maksimal yang mampu dicapai penelitian ini sebesar 0,320 Nm pada arus 2 A dengan variasi gap terkecil yakni 0,45 mm (gap bagian radial) dan 0,3 mm (gap bagian anular). Sebagai hasilnya semakin kecil nilai gap, nilai torsi yang dihasilkan semakin besar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Mesin
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 27 Mar 2017 11:51
    Last Modified: 27 Mar 2017 11:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32603

    Actions (login required)

    View Item