BUDIDAYA JAMUR LINGZHI ( Ganoderma lucidum )

Suratno, (2005) BUDIDAYA JAMUR LINGZHI ( Ganoderma lucidum ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (220Kb)

    Abstract

    Jamur lingzhi ( Ganogerma lucidium ) termasuk salah satu kelompok jamur kayu, dengan sistematika Difisi : Eumicophyta, Klas : Basidiomycetes, Ordo : Poly parales, Famili : Polyporaceae, Genus : Ganoderma Species : Ganoderma Lucidium Jamur lingzhi termasuk salah satu jenis jamur yang biasa tumbuh pada kayu dan atau batang pohon. pada umumnya memiliki badan buah berupa kipas, kerak, papan atau payung. Jamur ini dapat berumur sampai beberapa tahun. Sebagian hidup saprofit dan sebagian lain mengganggu pohon-pohon hutan, pohon pelindung dan kayu bangunan. Jamur lingzhi dibudidayakan bukan sebagai bahan pangan melainkan sebagai bahan baku obat yang sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. Ganoderma atau lingzhi mengandung Germanium Organic ( GE + 32 ) serta polisakarida. Kedua zat inilah yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai penyakit. GE + 32 merupakan unsur kimia yang larut dalam air. Memiliki sifat konduktor netral, mudah bersatu dengan electron dari substansi lain. GE juga termasuk oksida sekui ( bentuk dari suatu kombinasi oksida ) yang memungkinkan logam berat dalam tubuh diikat dan dikeluarkan dari tubuh. Bahkan sekarang oleh National Institute Cancer di AS, ekstrak jamur ini direkomendasikan sangat efektif untuk menghambat atau membunuh virus HIV penyebab AIDS ( Anonim, 2001 ) Jamur Lingzhi termasuk jamur kayu yang lambat tumbuhnya namun tahan terhadap cuaca kering. Sekitar lima hari sejak ring dan kapas dibuang, akan terlihat kepala jamur. Makin hari kepala jamur makin meninggi, dan membentuk tudung. Permukaan tudung putih lama-lama memerah semakin lebar dan membesar. Dalam budidayanya jamur lingzhi bisa dipanen 2 kali dalam waktu antara 8-10 bulan. Jamur lingzhi diperdagangkan dalam kondisi kering dengan kisaran harga antara Rp 150.000,00 – Rp 250.000,00 / Kg. Pemasaran jamur lingzhi dapat langsung di jual pada toko-toko obat ( Chinese ) atau juga pada pedagang pengumpul seperti yang ada di pasar gede / pasar legi ( surakarta ), dari pedagang pengumpul ini biasanya di jual ke pabrik-pabrik jamu seperti Sido muncul, Air mancur, atau bahkan ada yang disalurkan ke eksportir, dengan Negara tujuan ekspor antara lain cina; korea; jepang. Dan ini menunjukkan bahwa potensi pasar jamur lingzhi masih cukup memiliki prospek yang bagus. Melihat dari khasiat Jamur Lingzhi sebagai bahan ramuan obat yang cukup ampuh, serta proses budidaya yang memerlukan teknik khusus serta potensi pasar yang cukup menjanjikan, penulis mencoba mengkaji dan menggali lebih dalam segala informasi yang berkaitan dengan proses budidaya jamur lingzhi, sebagai bahan kajian dalam menyusun Tugas Akhir.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:10
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3258

    Actions (login required)

    View Item