Hubungan Kadar Albumin Serum dengan Status Nutrisi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Dr. Moewardi

Karimah, Livilia Miftachul (2017) Hubungan Kadar Albumin Serum dengan Status Nutrisi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Dr. Moewardi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (640Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Livilia Miftachul Karimah, G0013139, 2016. Hubungan Kadar Albumin Serum dengan Status Nutrisi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Dengan prevalensi 10% hingga 60%, malnutrisi terus menjadi masalah pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, yang mana semakin meningkatkan morbiditas dan mortalitas mereka. Telaah pustaka menunjukkan bahwa albumin serum merupakan indeks yang dapat diandalkan untuk menilai kejadian malnutrisi pada pasien penyakit ginjal kronis, dimana kadar serum albumin pada pasien tersebut biasanya rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar albumin serum dengan status nutrisi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Moewardi. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Instalasi Ginjal-Hipertensi RSUD Dr. Moewardi.Besar sampel berjumlah 69 pasien yang diambil secara simple random sampling dan sesuai dengan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner Subjective Global Assessment (SGA) untuk menilai status nutrisi serta melihat rekam medis untuk mengetahui kadar albumin pasien. Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis uji Spearman. Hasil: Didapatkan karakteristik hasil penelitian yakni laki-laki sebanyak 37 orang (53,6%), median usia sampel 48 tahun (18-70 tahun), median lama menjalani hemodialisis 24 bulan (1-60 bulan), 19 sampel mengalami hipoalbuminemia, 54 orang mendapat total skor SGA A, dan hipertensi merupakan komorbid terbanyak dengan jumlah 32 orang. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p=0,000 (p< 0,05), yang berarti ada hubungan yang bermakna antara kadar albumin serum dengan status nutrisi. Koefisien korelasi (rs) menunjukkan arah korelasi positif dengan kekuatan 0,698 yang menunjukkan korelasi kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna dan kuat antara kadar albumin serum dengan status nutrisi pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: Albumin Serum, Status Nutrisi, Penyakit Ginjal Kronis, Hemodialisis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Mar 2017 13:53
    Last Modified: 26 Mar 2017 13:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32536

    Actions (login required)

    View Item