Studi Gelombang Kejut Pada Persimpangan Jalan Dan Jalan Rel Dengan Menggunakan emp Atas Dasar Analisa Headway (Studi Kasus Perlintasan Kereta Purwosari, Jl. Slamet Riyadi Surakarta)

NOVIYANTI, EKA (2017) Studi Gelombang Kejut Pada Persimpangan Jalan Dan Jalan Rel Dengan Menggunakan emp Atas Dasar Analisa Headway (Studi Kasus Perlintasan Kereta Purwosari, Jl. Slamet Riyadi Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (539Kb)

    Abstract

    Ika Noviyanti, 2016, Studi Gelombang Kejut Pada Persimpangan Jalan Dan Jalan Rel Dengan Menggunakan emp Atas Dasar Analisa Headway (Studi Kasus Perlintasan Kereta Purwosari jl. Slamet Riyadi Surakarta), Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Salah satu faktor gangguan lalu lintas adalah adanya pertemuan antara dua moda trasportasi yang berbeda yaitu pertemuan antara jalan dengan jalan rel menyebabkan terjadinya antrian dan tundaan. Penelitian ini berlokasi di persilangan KA Purwosari Jl. Slamet Riyadi Surakarta pada lajur luar arah arus lalu lintas dari barat ke timur. Akibat adanya persilangan ini menyebabkan arus lalu lintas menjadi terganggu dan juga terbentuknya gelombang kejut (Shock Wave). Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai emp dengan metode rasio headway dan menganalisis gelombang kejut berdasarkan nilai emp kendaraan yang didapatkan dari metode rasio headway dan MKJI 1997. Penelitian ini dilakukan pada hari rabu dengan periode pengambilan data pagi(jam 06.00-09.00), siang (jam 11.00-13.30) dan sore (jam15.30-18.00). perhitungan berdasarkan model linier Greenshields. Berdasarkan analisis dengan menggunakan metode rasio headway diperoleh nilai emp untuk sepeda motor adalah 0,42 sementara untuk kendaraan besar didapatkan nilai emp 1,34 sementara nilai emp dari MKJI 1997 untuk sepeda motor sebesar 0,4 dan untuk kendaraan besar sebesar 1,30. Dari analisis dapat disimpulkan bahwa hasil gelombang kejut dengan menggunakan emp headway lebih besar dari pada menggunakan emp MKJI 1997. Pada perhitungan dengan emp headway dihasilkan nilai terbesar gelombang kejut mundur bentukan sebesar 4,745 km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan sebesar 10,641 km/jam, dan gelombang kejut maju pemulihan sebesar 6,977 km/jam dengan tundaan sebesar 0,264 km dan waktu penormalan sebesar 3,76 menit untuk lajur luar. Sedangkan perhitungan untuk lajur dalam diperoleh gelombang kejut mundur bentukan sebesar -2,732km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan sebesar 12,201km/jam, dan gelombang kejut maju pemulihan sebesar 11,771 km/jamdengan tundaan sebesar 0,274 km dan waktu penormalan sebesar 274 menit untuk lajur dalam. Untuk perhitungan dengan menggunakan emp MKJI 1997 diperoleh hasil terbesar gelombang kejut mundur bentukan sebesar 4,759 km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan sebesar 10,637 km/jam, dan gelombang kejut maju pemulihan sebesar 6,952 km/jam dengan tundaan sebesar 0,266 km dan waktu penormalan sebesar 3,79 menit untuk lajur luar. Sedangkan perhitungan untuk lajur dalam diperoleh gelombang kejut mundur bentukan sebesar 2,719km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan sebesar 12,185km/jam, dan gelombang kejut maju pemulihan sebesar 11,75 km/jam dengan tundaan sebesar 0,272 km dan waktu penormalan sebesar 273 menit untuk lajur dalam. Kata kunci: Gelombang Kejut, emp, Rasio Headway, Metode Linier Greenshields

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Mar 2017 12:43
    Last Modified: 26 Mar 2017 12:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32526

    Actions (login required)

    View Item