Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Katuk (Sauropus androgynus [L.] Merr.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara In Vitro

NATALIE, HANI (2017) Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Katuk (Sauropus androgynus [L.] Merr.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara In Vitro. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (332Kb)

    Abstract

    Pendahuluan: Upaya untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat kandidiasis dilakukan dengan pemberian obat sintetis sebagai fungisidal. Penggunaan obat ini menimbulkan banyak efek samping dan mulai terjadi toleransi. Efek samping dan resistensi terhadap obat menyebabkan munculnya penelitian untuk kembali ke pengobatan alternatif alami dengan menggunakan tanaman yang mengandung bahan kimia bersifat antifungi. Daun katuk (Sauropus androgynus [L.] Merr.) sebagai alternatif pengobatan, diharapkan mampu memberikan hasil yang lebih baik dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun katuk terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode: Jenis penelitian adalah ekperimental kuasi laboratorik. Objek penelitian adalah jamur Candida albicans ≈ 0,5 McFarland yang dibiakan pada agar Dextrose-Sabboraud. Koloni Candida albicans diberi perlakuan dengan ekstrak daun katuk dengan konsentrasi 70%, 75%, 80%, 85%, dan 90% serta kontrol positif (ketokonazol) dan kontrol negatif (aquadest) yang diulangi 5 kali. Pengamatan dilakukan dalam 48 jam kemudian diukur diameter zona hambat yang terbentuk. Data yang didapat diuji menggunakan one way ANOVA, regresi linear dan analisis probit. Hasil: : Uji one way ANOVA menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat perbedaan zona hambat yang bermakna pada tiap kelompok. Uji regresi linier menunjukkan R2 ≈ 0,842 yang berarti persentase pengaruh variabel ekstrak etanol daun katuk terhadap diameter zona hambat sebesar 84,2% dan sisanya 15,8% dipengaruhi variabel lain. Analisis Probit menunjukkan inhibition zone 50 pada 37,09% dan inhibition zone 99 pada 99,62%. Simpulan: Ekstrak etanol daun katuk terbukti berefek terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dengan diameter zona hambat terbesar ada pada konsentrasi 90%. Kata Kunci: ekstrak etanol daun katuk, Candida albicans, diameter zona hambat

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Mar 2017 12:28
    Last Modified: 26 Mar 2017 12:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32522

    Actions (login required)

    View Item