peran notatis dalam upaya perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli online

H., NINDY OCKTA M. (2017) peran notatis dalam upaya perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli online. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1122Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran profesi Notaris dalam upaya perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli online, serta proses pembuatan alat bukti untuk dapat dijadikan sebagai bukti otentik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum doktrinal yang bersifat preskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Undangundang dan pendekatan konseptual. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berupa sumber bahan hukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui cara studi kepustakaan. Sumber bahan hukum yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis logika deduktif. Dari hasil penelitian dan kajian diketahui bahwa Untuk akta perjanjian atau kontrak elektronik, saat ini belum ada peranan yang dapat dilakukan Notaris dalam pembuatan akta otentik secara elektronik, akan tetapi peranan Notaris dapat dilakukan dalam hal penerbitan sertifikat elektronik bersama dengan Certificate Authority untuk menjadi pihak ketiga terpercaya (third trusted party). Proses pembuktian untuk dapat dijadikan alat bukti otentik pada sertifikat elektronik sama halnya dengan proses pembuktian pada hukum acara perdata pada umumnya yang berlaku di Indonesia. Proses pembuktian dibutuhkan digital forensic dan dapat diverivikasi ke kantor kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui scan barcode secara langsung. Rekomendasi dari hasil penelitian ini Undang-undang Jabatan Notaris hendaknya mengakomodir dan melibatkan Notaris dalam penerbitan sertifikat elektronik maka peran ini mestinya juga diatur dalam UUJN. Termasuk dalam perubahan UU ITE, seharusnya jabatan Notaris mendapat pengakuan sebagai lembaga penyedia jasa di bidang elektronik, sehingga dapat memberi perlindungan bagi para pihak dalam jual beli online. Proses pembuatan alat bukti untuk dapat dikategorikan sebagai alat bukti otentik hendaknya diatur dalam undang-undang sebagai penguat agar penerbitan kontrak elektronik dapat digunakan sebagai alat bukti otentik. Kata Kunci : Cyber Notary, perlindungan hukum, jual beli online.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Depositing User: Adhika Pri Ardhana
    Date Deposited: 26 Mar 2017 10:46
    Last Modified: 26 Mar 2017 10:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32489

    Actions (login required)

    View Item