PENGARUH EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KERSEN (Muntingia calabura) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH PADA MENCIT PUTIH (Mus muculus) JANTAN GALUR SWISS MODEL HIPERURISEMIA

Dezmonda, Raynalda Chiresmart (2017) PENGARUH EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KERSEN (Muntingia calabura) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH PADA MENCIT PUTIH (Mus muculus) JANTAN GALUR SWISS MODEL HIPERURISEMIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (166Kb)

    Abstract

    ABSTRAK RAYNALDA CHRIESMART DEZMONDA, G0013195, 2016. Pengaruh Ekstrak Etil Asetat Daun Kersen (Muntingia Calabura) terhadap Kadar Asam Urat Darah pada Mencit Putih (Mus Muculus) Jantan Galur Swiss Model Hiperurisemia. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Daun kersen diketahui mengandung berbagai macam zat aktif salah satunya adalah flavonoid, jenis flavonoid yaitu quersetin berfungsi sebagai penurun kadar asam urat melalui penghambatan enzim xantin oksidase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etil asetat daun kersen (Muntingia calabura) terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit putih (Mus muculus) jantan yang hiperurisemia. Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only control group design. Sampel berupa mencit Swiss jantan, berumur 2-3 bulan, berat badan ± 25-40 gram. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 24 ekor, dibagi dalam 6 kelompok secara random, masing-masing terdiri dari 4 mencit. Kelompok I dan II sebagai kontrol normal dan negatif diberi aqua ad libitum dan diberi kafein 0,42 mg/20 gBB dan jus hati ayam 0,5 ml peroral. Kelompok III-VI masing-masing diberi perlakuan allopurinol 0,2 mg/20 gBB (kontrol positif), ekstrak daun kersen dosis berturut-turut 12,74 mg/20 gBB, 25,48 g/20 mgBB dan 50,96 mg/20 gBB secara peroral, dan diinduksi kafein 0,42 mg/20 gBB dan jus hati ayam 0,5 ml peroral 1 jam setelah perlakuan. Pengukuran kadar asam urat dengan menggunakan test strip GCU, darah diambil dari ekor mencit 1 jam setelah induksi hiperurisemia. Data dianalisis dengan menggunakan anova satu arah dilanjutkan post hoc test LSD Hasil : Uji Anova menunjukkan kadar asam urat darah seluruh hewan uji pada hari ke-1 sampai hari ke-4 berbeda secara bermakna (p = 0.00). Hasil uji post hoc test LSD menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif dan kelompok III-VI berbeda secara bermakna dengan kelompok negatif (p = 0.00), sedangkan perbedaan yang tidak bermakna terdapat pada kelompok III-VI (p ≥ 0,05) dengan kelompok kontrol normal dan kelompok kontrol positif. Simpulan : Ekstrak daun kersen (Muntingia calabura) dosis 12,74 mg/20 gBB, 25,48 g/20 mgBB dan 50,96 mg/20 gBB mempunyai aktivitas menurunkan kadar asam urat darah pada mencit putih jantan yang diinduksi dengan kafein dan jus hati ayam peroral. Kata kunci : Ekstrak daun kersen, asam urat, alopurinol, kafein, quersetin

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 26 Mar 2017 15:03
    Last Modified: 26 Mar 2017 15:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32480

    Actions (login required)

    View Item